Bagi KIS, Jokowi: Kalau di RS Tak Dilayani dengan Baik, Tolong Laporkan

Bagi KIS, Jokowi: Kalau di RS Tak Dilayani dengan Baik, Tolong Laporkan

- detikHealth
Jumat, 08 Mei 2015 16:18 WIB
Bagi KIS, Jokowi: Kalau di RS Tak Dilayani dengan Baik, Tolong Laporkan
Foto: Feri/detikHealth
Ternate - Kartu Indonesia Sehat (KIS) saat ini tengah dibagikan untuk masyarakat di Indonesia bagian timur. Presiden Joko Widodo sebagai pencanang program berharap masyarakat dapat memanfaatkan kartu dengan sebaik-baiknya.

Dengan KIS seluruh program kesehatan pemerintah terintegrasi di dalamnya. Bagi masyarakat yang tidak mampu hal ini berarti ia bisa mengakses pelayanan kesehatan, terlepas program jaminan apapun yang sudah atau belum ia ikuti.

Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi mengatakan apabila hak pemegang KIS untuk memperoleh pelayanannya ditolak maka segera laporkan kepada pemerintah. Bila memang perlu masyarakat bahkan bisa langsung melaporkan pada dirinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau nanti di rumah sakit tidak dilayani dengan baik tolong dilaporkan. Siapapun. Ini itu bayar, negara bayar jadi harus menuntut pelayanan yang baik," ujar Jokowi ketika membagikan KIS di Puskesmas Galala, Pulau Sofifi, Provinsi Maluku Utara, Jumat (8/5/2015).

Baca juga: Presiden Jokowi Serahkan KIS ke 502 Peserta Bantuan Iuran di Ternate

"Laporkan ke pak gubernur. Masih belum dilayani dengan baik? Laporkan ke menteri kesehatan. Masih belum lagi? Laporkan ke saya," lanjut Jokowi.

Sementara itu Direktur Teknologi Informasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Dadang Setiabudi mengatakan pihaknya siap menerima laporan keluhan. BPJS sebagai badan pelaksana KIS memiliki saluran telepon khusus untuk aduan masyarakat.

"Nomor layanan pengaduan kita di 1-500-400," pungkasnya singkat ketika ditemui pada acara yang sama.

Baca juga: Selain Berikan KIS, Jokowi Bagikan Sepeda Gratis untuk Warga di Maluku Utara

(fds/vit)

Berita Terkait