Hati-hati, Tak Sengaja Telan Air Danau Risikonya Terpapar Virus

Hati-hati, Tak Sengaja Telan Air Danau Risikonya Terpapar Virus

- detikHealth
Senin, 18 Mei 2015 19:04 WIB
Hati-hati, Tak Sengaja Telan Air Danau Risikonya Terpapar Virus
Portland - Peneliti dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menemukan bahwa orang yang berenang di danau 2,3 kali lebih besar kemungkinan terinfeksi norovirus dibandingkan dengan yang tidak. Hasil penemuan juga menunjukkan bahwa anak-anak memiliki risiko yang lebih besar.

Pada penelitian terbaru yang dipublikasikan di Morbidity and Mortality Weekly Report, peneliti menemukan bahwa terjangkitnya norovirus pada musim panas tahun lalu dikaitkan dengan Blue Lake Regional Park di Portland. Penyakit yang membuat 70 orang jatuh sakit tersebut terjadi pada 11-13 Juli, yaitu di saat 15.400 orang berkunjung ke Blue Lake.

Meskipun CDC tidak dapat menjelaskan secara pasti penyebab terjangkitnya norovirus tersebut, diduga ada seseorang yang telah terkena virus yang berada di dalam air. Pengunjung lain yang berenang mungkin menelan air yang telah terkontaminasi tersebut.

Baca juga: Hii, Ini Dia 9 Tempat Tak Terduga Paling Berkuman di Rumah

CDC menyatakan bahwa anak-anak paling berisiko terkena virus di area permandian. "Anak-anak adalah target utama dari norovirus dan kuman lainnya yang hidup di danau atau tempat permandian karena anak-anak cenderung menelan air saat berenang," ujar Michael Beach, associate director untuk kesehatan air CDC.

"Menjaga air bebas dari kuman adalah kunci untuk menjaga kesehatan semua orang," imbuhnya seperti dikutip dari Medical Daily pada Senin (18/5/2015). Sebelumnya, Blue Lake menutup tempatnya selama 10 hari setelah peristiwa jatuh sakit dilaporkan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Norovirus sangat mudah berjangkit dan disebarkan oleh orang yang telah terinfeksi maupun dari makanan dan air yang telah terkontaminasi. Virus ini menyebabkan perut atau usus meradang yang dikenal dengan gastroenteritis akut. Gejala yang dialami seperti muntah, diare, dan sakit perut.

CDC mengatakan bahwa orang yang berkunjung ke danau dan tempat pemandian alami memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi karena air tidak bisa ditangani dengan zat kimia dan norovirus dapat bertahan di air selama beberapa bulan bahkan beberapa tahun.

Untuk mengurangi risiko terkena norovirus, CDC merekomendasikan beberapa tips: jangan berenang jika memiliki gejala diare atau muntah, jangan menelan air saat berenang, mandi sebelum berenang, jangan buang air di danau, dan orang tua harus membawa anak ke toilet setiap jam agar anak tidak buang air di tempat permandian.

Baca juga: Sejak Usia Berapakah si Kecil Sudah Boleh Diajak Berenang?



(Ajeng Anastasia Kinanti/Ajeng Anastasia Kinanti)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads