Penelitian ini menunjukkan bahwa istri lebih mungkin untuk jarang merasa tertekan dan depresi jika suaminya secara teratur berolahraga, termasuk fitness di gym.
Ya, tingkat aktivitas suami disebut-sebut memiliki pengaruh kuat terhadap kesehatan istri secara fisik dan mental. Meskipun mungkin si istri jarang atau bahkan tidak berolahraga secara rutin sama sekali.
Baca juga: Sebelum Olahraga, Perhatikan Batas Kemampuan Tubuh Agar Tak Cedera
Studi yang dilakukan oleh tim psikolog Yale School of Public Health menunjukkan aktivitas fisik tidak hanya mengurangi risiko depresi pada pria, tetapi juga pada pasangan. Oleh sebab itu, tetap hidup aktif dianggap sebagai salah satu cara terbaik untuk mencegah depresi.
Alasannya, rutin latihan fisik merangsang pelepasan endorfin. Hormon ini sendiri dikenal sebagai salah satu hormon yang berperan dalam perbaikan suasana hati alias memperbaiki mood.
"Perilaku hidup sehat seseorang jelas memiliki pengaruh penting pada pasangannya. Termasuk aktivitas olahraga," ungkap salah satu psikolog yang terlibat dalam studi ini, Prof Joan Monin, seperti dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (22/5/2015).
Psikolog olahraga Phil Johnson mengatakan salah satu alasan mengapa kesehatan fisik dan mental istri turut 'terbawa' oleh kebiasaan baik suami adalah karena mereka melihat pasangannya melakukan sesuatu yang meningkatkan kesejahteraan emosional mereka sendiri.
"Nah, itulah yang kemudian 'menular' pada mereka. Jadi jika suami melakukan sesuatu yang positif untuk diri mereka sendiri, seperti olahraga, maka efek positif juga akan dirasakan istri," imbuh Johnson.
Baca juga: Sulit Tidur di Malam Hari? Bisa Jadi karena Kurang Olahraga
(Ajeng Anastasia Kinanti/Nurvita Indarini)











































