Nyam! Dua Batang Coklat Sehari Cegah Stroke dan Sakit Jantung

Nyam! Dua Batang Coklat Sehari Cegah Stroke dan Sakit Jantung

Rahma Lilahi Sativa - detikHealth
Rabu, 17 Jun 2015 19:05 WIB
Nyam! Dua Batang Coklat Sehari Cegah Stroke dan Sakit Jantung
Ilustrasi: Thinkstock
Aberdeen - Bukan hal yang mudah menjaga kesehatan organ vital seperti jantung. Namun bila Anda rajin berolahraga dan menjaga pola makan yang sehat, otomatis tubuh akan terlindungi dari berbagai penyakit dengan sendirinya. Salah satu makanan yang bisa dipilih untuk membantu menjaga kebugaran jantung adalah cokelat.

Manfaat cokelat bagi kesehatan jantung sebenarnya telah lama diungkap banyak ilmuwan. Akan tetapi seorang peneliti dari Inggris, Prof Phyo Myint berkesempatan memimpin studi tentang cokelat dan kaitannya dengan penyakit jantung yang terbesar di dunia. Untuk studi ini, ia melibatkan 170.000 orang.

Baca juga: Makan Cokelat Cegah Ngantuk di Jam Kerja

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Prof Myint kemudian mengamati konsumsi cokelat pada seluruh partisipan selama lebih dari 10 tahun. Satu dari lima partisipan tak pernah makan cokelat, sedangkan sisanya rata-rata mengonsumsi 7 gram cokelat setiap harinya, tapi ada juga yang sampai 100 gram perhari.

Dari sini ditemukan kesimpulan bahwa mengonsumsi dua batang cokelat sehari (lebih dari 100 gram) dapat memotong risiko sakit jantung seseorang hingga 25 persen dan stroke 22 prsen.
 
"Sebab cokelat mengandung sejumlah komponen yang bermanfaat, seperti kokoa, flavonoid, susu, dan kacang, dan masing-masing dari bahan ini terbukti dapat membantu melindungi kesehatan jantung," kata Prof Myint yang juga staf pengajar di University of Aberdeen ini.

Di samping itu, konsumsi cokelat secara rutin juga dikaitkan dengan rendahnya indeks massa tubuh (BMI), rasio lebar pinggang serta tekanan darah, yang kesemuanya mengindikasikan profil kesehatan yang baik.

"Mereka yang makan cokelat jadi lebih kurus, tidak mudah mengalami kenaikan berat badan, cenderung lebih aktif, serta jarang ditemukan mengidap diabetes tipe 2," tandasnya lagi.
 
Hanya saja Prof Myint mengingatkan, manfaat ini baru benar-benar terlihat jika cokelat dikonsumsi dalam jumlah yang ideal. "Yang paling banyak dikonsumsi partisipan itu cokelat susu, tapi manfaatnya akan lebih besar jika yang dimakan adalah cokelat hitam," imbuh Prof Myint seperti dikutip dari Mirror, Rabu (17/6/2015).
 
Baca juga: Tak Cuma Enak, Susu Cokelat Juga Sehat Diminum Setelah Berolahraga (lll/vit)

Berita Terkait