RS The South General sebelumnya sudah memiliki pusat rawat jalan yang memberikan perawatan untuk wanita korban pemerkosaan atau pelecehan seksual. Tapi pada Rabu (17/6/2015), pihak rumah sakit mengumumkan klinik tersebut juga akan mulai menerima pasien laki-laki tua atau muda mulai Oktober.
Tahun lalu di Swedia setidaknya ada 370 kasus penyerangan seksual yang terjadi pada laki-laki. Kehadiran klinik diharap dapat membantu para korban dari sisi kebutuhan medis fisik dan psikologis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Bukan Hanya Perempuan, Lelaki pun Bisa Jadi Korban Perkosaan
Helstrom mengatakan kenyataannya korban pemerkosaan laki-laki ini lebih banyak dari yang mungkin masyarakat duga. Hanya saja karena korban merasa sangat tabu membicarakannya membuat seolah-olah laki-laki tak ada atau sedikit yang jadi korban.
Klinik darurat selama melayani korban wanita sebelumnya sudah beroperasi 24 jam. Tenaga kesehatan yang tersedia di antaranya dokter, bidan, perawat, psikolog, dan pekerja sosial.
Juru bicara Swedish Association for Sexuality Education (RFSU) menanggapi dengan gembira kabar dibukanya klinik untuk laki-laki. Inger Bjorklund mengatakan hal ini bisa meningkatkan kesadaran terhadap adanya kekerasan seksual pada laki-laki.
Baca juga: Wow, Dokter di Klinik Ini Bisa Kasih Resep Jamu untuk Obat Lho (fds/up)











































