Rutin Minum Vitamin Setiap Hari Belum Tentu Bikin Sehat, Ini Alasannya

Rutin Minum Vitamin Setiap Hari Belum Tentu Bikin Sehat, Ini Alasannya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Selasa, 23 Jun 2015 05:11 WIB
Rutin Minum Vitamin Setiap Hari Belum Tentu Bikin Sehat, Ini Alasannya
Jakarta - Tak sedikit orang minum vitamin setiap hari tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hati-hati, kebiasaan ini dapat timbulkan risiko buruk bagi tubuh.

Sebenarnya jika Anda merasa pola makan Anda kurang memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari, konsumsi suplemen memang dapat membantu. Tapi bukan berarti lantas Anda bebas untuk mengonsumsinya tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Jika dikonsumsi secara asal, suplemen justru bisa membahayakan tubuh.

Ya, mengonsumsi terlalu banyak jenis suplemen tertentu, seperti vitamin A, D dan zat besi, dapat berbahaya bagi tubuh. Kelebihan Vitamin A misalnya, dapat menyebabkan sakit kepala, kerusakan hati, dan penurunan pada kekuatan tulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, kelebihan mengonsumsi zat besi dapat menyebabkan mual, muntah dan bahkan mungkin kerusakan hati.

Baca juga: Bukan Cuma Wortel, Makanan Ini Juga Bantu Perbaiki Penglihatan Lho

Sebenarnya tetap lebih baik jika asupan vitamin dan mineral diperoleh dari mengonsumsi makanan sehat, demikian ditegaskan nutrisionis Leona Victoria Djajadi, MND. "Sebagai ahli gizi, saya selalu menekankan pentingnya mencukupi kebutuhan vitamin, mineral dan omega 3 dari makanan utuh," ujarnya kepada detikHealth beberapa waktu lalu dan ditulis pada Selasa (23/6/2015).

Alasannya, pertama, suplemen vitamin maupun mineral biasanya sudah tidak sintetis, atau tidak asli dari makanan agar dapat diproduksi secara massal dan murah. Kedua, efeknya sudah tidak sebaik dari makanan karena vitamin ini bekerja sendirian atau tanpa teman-temannya yang terdapat di dalam makanan.

Ketiga, dalam bentuk suplemen, vitamin dan mineral dapat menimbulkan risiko toksisitas bilamana dikonsumsi secara berlebihan. Apalagi dengan bentuknya yang sintetis, tubuh kesulitan membuang dan mengaturnya di dalam tubuh sehingga risiko keracunan menjadi makin tinggi.

"Lagipula harga suplemen kan lumayan mahal, bukankah lebih baik uang tersebut digunakan untuk membeli makanan yang fresh dan bernutrisi untuk seluruh keluarga saja?" tuturnya.

Baca juga: Terlalu Banyak Konsumsi Protein, Pengaruhnya Bisa ke Ginjal

(ajg/up)

Berita Terkait