Dr Louis Aronne, peneliti dari Weill Cornell Medical College, New York, mengatakan bahwa urutan makanan yang dimakan ternyata memiliki pengaruh terhadap kadar gula darah. Hal ini dikatakannya dapat membantu pasien diabetes tipe 2 untuk mengontrol gula darah atau pengidap obesitas yang ingin menurunkan berat badan.
"Memakan brokoli sebelum daging dan jus buah dapat menghambat kenaikan kadar gula darah Anda. Ketika kami akhirnya mengetahui penemuan ini, kami yakin akan bermanfaat bagi banyak orang," tutur Dr Aronne, dikutip dari Reuters, Sabtu (27/6/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian ini dilakukan kepada 11 orang pengidap diabetes tipe 2 yang juga kelebihan berat badan. Para partisipan merupakan pasien sedang menjalani pengobatan diabetes tipe 2. Pola makan mereka dihitung dan gula darah diukur selama dua minggu.
Pada minggu pertama, mereka memakan makanan seperti biasa, yakni karbohidrat yang diikuti ayam panggang, salad dan brokoli serta jus jeruk. Total kalori yang dimakan berjumlah 628 kalori.
Pada minggu kedua, partisipan diminta untuk mekakan salad dan brokoli terlebih dahulu, baru ayam panggang dan terakhir karbohidrat dengan selang waktu 15 menit. Peneliti mengambil sampel darah mereka tiap 30, 60 dan 120 menit.
Hasilnya, terdapat penurunan kadar gula darah hingga 29 persen jika sayuran dan protein dimakan terlebih dahulu. Pada interval 60 dan 120 menit, kadar gula darah bahkan turun hingga 37 dan 17 dibandingkan ketika makan nasi terlebih dahulu.
Dr Sethu Reddy, Kepala Adult Diabetes Section dari Joslin Diabetes Center, Boston, mengatakan bahwa bisa jadi serat yang dimakan terlebih dahulu menghambat penyerapan karbohidrat. Akibatnya, glukosa menjadi lebih sulit terserap tubuh dan kadar gula darah tidak meningkat taja,.
"Saya pikir semangkuk salad sebelum makan merupakan cara yang baik untuk mengontrol gula darah. Hal ini juga akan bermanfaat bagi orang yang sedang melakukan program penurunan berat badan," ungkapnya.
Baca juga: Jangan Malas! Olahraga Jadi Kunci Kontrol Gula Darah Pasien Diabetes (mrs/up)











































