Ada Kasus MERS di Thailand, Kewaspadaan di Bandara Soetta Ditingkatkan

Ada Kasus MERS di Thailand, Kewaspadaan di Bandara Soetta Ditingkatkan

M Reza Sulaiman - detikHealth
Jumat, 03 Jul 2015 11:22 WIB
Ada Kasus MERS di Thailand, Kewaspadaan di Bandara Soetta Ditingkatkan
Foto: Reza/detikHealth
Jakarta - Menteri Kesehatan Prof Nila Moeloek, SpM(K) menyaksikan kegiatan simulasi kesiapsiagaan dan penatalaksanaan Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini dilakukan menyusul ditemukannya pasien positif MERS di Thailand.

‎"Penting bagi sektor kesehatan untuk memastikan bagaimana melakukan pencegahan serta mendeteksi sedini mungkin jika ada kasus masuk melalui pintu masuk negara. Terlebih kasus MERS sudah ditemukan di negara Thailand dengan penerbangan langsung dari Indonesia," tutur Menkes Nila dalam arahannya di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jumat (3/7/2015).

Menkes Nila yang baru saja melakukan kunjungan kerja di Ternate, Maluku Utara langsung ‎menuju ruang tunggu bandara. Di ruang tunggu petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menunjukkan video soal tata cara menurunkan pasien yang sakit dari pesawat hingga akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Pasien MERS Pertama di Thailand Dinyatakan Sembuh

"Dalam video kita bisa melihat bahwa pencegahan dan deteksi dini penyakit sangat penting agar penyakit tidak sampai masuk ke Indonesia. Juga bagaimana penatalaksanaan agar pasien yang sakit langsung dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Terakhir ia meminta masyarakat untuk tidak lengah. Meskipun bandara mempunyai alat pendeteksi, pencegahan dari masyarakat juga harus dilakukan.

"Cuci tangan pakai sabun, tutup mulut ketika bersin atau batuk serta jangan lupa perilaku hidup bersih dan sehat agar kita terhindar dari penyakit," pungkasnya.

Saat ini Menkes Nila masih meninjau kesiapan di terminal kedatangan dan keberangkatan luar negeri. Perhatian ditujukan kepada penggunaan thermal scanner serta prosedur yang dilakukan ketika ada pasien yang sakit di dalam pesawat.

(rsm/vit)

Berita Terkait