Kualitas Tidur Berkaitan dengan Kemampuan Seseorang Mengambil Keputusan

Kualitas Tidur Berkaitan dengan Kemampuan Seseorang Mengambil Keputusan

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Minggu, 05 Jul 2015 16:01 WIB
Kualitas Tidur Berkaitan dengan Kemampuan Seseorang Mengambil Keputusan
ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan masalah kesehatan seperti obesitas dan hipertensi. Tak hanya itu, kualitas tidur yang buruk juga berpengaruh pada proses pengambilan keputusan yang dilakukan seseorang.

Studi yang dilakukan peneliti di Clemson Universuty mengungkapkan bahwa kurang tidur berkaitan dengan peningkatan risiko seseorang mengalami keinginan impulsif, tidak memberi perhatian pada sesuatu, dan tidak terlalu mempertimbangkan proses pembuatan keputusan.

"Kualitas tidur berhubungan dengan kontrol diri. Seperti kita ketahui kontrol diri merupakakan bagian dari proses pengambilan keputusan. Ketika kita menghadapi adanya kesempatan dan dua keinginan yang bertentangan, pengendalian diri memungkinkan seseorang untuk bisa bertahan pada pilihannya," kata ketua peneliti, Juni Pilcher selaku Clemson Alumni Distinguished Professor of Psychology.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Studi yang dilakukan Pilcher dan timnya berusaha mengeksplorasi bagaimana jalinan kebiasaan tidur dan kontrol diri serta bagaimana kebiasaan tidur dan kontrol diri bisa berkolaborasi untuk memengaruhi fungsi sehari-sehari seseorang. Untuk itu, melatih kontrol diri menurut Pilcher amat penting.

Baca juga: Dampak Kurang Tidur Sama Buruknya Seperti Efek Stres

Tujuannya, agar memungkinkan seseorang membuat pilihan yang lebih baik ketika mereka diberi dua pilihan yang saling bertentangan dan sama-sama mengandung peluang. Seperti diketahui, pengambilan keputusan yang tepat amat berpengaruh pada karis dan kehidupan seseorang, demikian dikatakan Pilcher.

"Kebiasaan tidur yan buruk di sini termasuk juga tidak mendapat waktu istirahat yang cukup dan mendapat waktu tidur yang tidak konsisten. Selain itu, kita juga tahu bahwa kualitas tidur yang buruk berkaitan pula dengan masalah kesehatan seperti obesitas, hipertensi, dan penyakit lainnya," kata Pilcher seperti dikutip dari Counsel Heal, Minggu (5/7/2015).

Lebih lanjut, Pilcher menekankan penting untuk mencukupi waktu tidur seseorang. Sebab, hal itu tidak hanya berimplikasi pada kondisi kesehatan tetapi juga fungsi orang yang bersangkutan dalam mengambil keputusan. Ditambah, keputusan yang dibuat seseorang berperan penting untuk kehidupannya kelak.

Baca juga: Sulit Tidur karena Insomnia? Cobalah 7 Posisi Yoga Penenang Ini

(rdn/up)

Berita Terkait