Penuhi Kebutuhan Gizi, Ibu Hamil Disarankan Makan Lagi Usai Berbuka

Inspirasi Sehat Berpuasa

Penuhi Kebutuhan Gizi, Ibu Hamil Disarankan Makan Lagi Usai Berbuka

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Selasa, 07 Jul 2015 18:31 WIB
Penuhi Kebutuhan Gizi, Ibu Hamil Disarankan Makan Lagi Usai Berbuka
Foto: thinkstock
Jakarta - Ibu hamil memiliki kebutuhan gizi dan nutrisi yang lebih banyak demi optimalnya tumbuh kembang janin. Terkait ibu hamil yang berpuasa, dokter menyarankan agar sebaiknya ibu hamil tetap makan meskipun sudah berbuka puasa.

dr Hari Nugroho dari RSUD Dr Soetomo Surabaya mengatakan ibu hamil yang berpuasa sebaiknya tidak menahan diri untuk makan lagi usai berbuka puasa. Hal ini dilakukan agar kebutuhan gizi, nutrisi dan kalori sebagai cadangan tenaga ibu hamil dapat terpenuhi.

Baca juga: Ibu Hamil Ingin Berpuasa? Perhatikan Dulu Lingkar Lengannya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk mengejar kebutuhan kalori selama masa kehamilan, sebaiknya konsumsi makanan dilanjutkan juga beberapa jam setelah berbuka puasa. Jangan langsung makan, sebaiknya sholat atau tarawih terlebih dahulu baru kemudian makan," tutur dr Hari kepada detikHealth dan ditulis Selasa (7/7/2015).

Dikatakan dr Hari bahwa takjil seperti kurma, teh manis dan air putih merupakan menu berbuka yang paling tepat. Sebaliknya, makanan yang pedas, mengandung santan dan terlalu berlemak juga sebaiknya dihindari ketika berbuka.

Gorengan dan minuman yang terlalu dingin juga sebaiknya dihindari untuk menghindari radang di tenggorokan. Setelah satu atau dua jam, ibu hamil boleh makan lagi dengan menu makanan sehat dan gizi seimbang.

"Konsumsi lebih banyak protein seperti putih telur, daging dan ikan. Konsumsi juga lemak sehat seperti minyak zaitun, canola, buah alpukat, kacang-kacangan dan lemak yang terdapat pada ikan sangat membantu kehamilan Anda," tutur dokter yang hobi traveling ini.

Terakhir ia meminta kepada ibu hamil untuk tetap mengonsumsi vitamin serta suplemen kehamilan yang sudah diresepkan oleh dokter. Konsumsi vitamin dan suplemen dapat disesuaikan dosisnya dan diminum saat sahur maupun berbuka, dengan anjuran dokter.

Baca juga: Beribadah Bersama di Bulan Puasa Juga Bisa Jaga Keintiman Pasutri


(mrs/vit)

Berita Terkait