Rabu, 08 Jul 2015 11:33 WIB

Heboh Pembalut Berklorin

Banyak Disebut Terkait Pembalut Berbahaya, Apa Sih Klorin dan Dioksin?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
2,3,7,8-Tetrachlorodibenzo-p-dioxin (TCDD) alias Dioksin 2,3,7,8-Tetrachlorodibenzo-p-dioxin (TCDD) alias Dioksin
Jakarta - Tak heran jika temuan YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) tentang pembalut berbahaya menghebohkan banyak orang. Istilah-istilah yang menyertai kehebohan itu memang bukan konsumsi awam, termasuk klorin dan dioksin.

Ahli farmakologi dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Prof Zullies Ikawati, Apt menjelaskan bahwa klorin merupakan berbagai senyawa yang mengandung klor (Cl). Dalam keseharian, klorin ditemukan dalam berbagai bentuk.

"Air berkaporit itu termasuk klorin, namanya Kalsium Hipoklorit. Buat memutihkan baju, B*yclin itu juga mengadung klor," terang Prof Zullies, saat dihubungi detikHealth, Rabu (8/6/2015).

Baca juga: Soal Temuan Pembalut Meresahkan, Profesor Farmakologi Sentil YLKI

Di bidang industri, senyawa klorin digunakan antara lain untuk proses memutihkan (bleaching) pulp atau bubur kertas. Namun di negara-negara maju, penggunaan klorin sebagai pemutih sudah banyak ditinggalkan dan diganti dengan bahan lain yakni Hidrogen Peroksida (H2O2).

Salah satu alasan klorin ditinggalkan, antara lain karena menghasilkan byproduct atau hasil samping berupa dioksin. Dalam berbagai penelitian pada hewan uji, senyawa dioksin bersifat racun. Dampaknya beragam, termasuk pada sistem reproduksi dan risiko kanker.

Dari berbagai jenis senyawa dioksin, 2,3,7,8-Tetrachlorodibenzo-p-dioxin (TCDD) disebut sebagai senyawa yang paling poten memberikan dampak bagi kesehatan.

Dalam kaitannya dengan pembalut dan pantyliner, klorin digunakan untuk memutihkan pulp yang merupakan bahan pengisi dalam produk-produk tersebut. Proses pemutihan dengan klorin berisiko menghasilkan dioksin. Meski begitu, temuan klorin tidak serta-merta menunjukkan keberadaan senyawa racun dioksin.

"Paling tidak, proses pemutihan bahan-bahan untuk pembalut masih pakai klorin. Itu faktanya," kata Prof Zullies.

Baca juga: Heboh Pembalut Berklorin Dimanfaatkan Reseller Pembalut Herbal (up/vit)
News Feed