Hari itu, Heather Charlebois sedang duduk-duduk santai bersama teman-temannya di Cafe DaVinci, DeLand, Florida pada pukul 10.30 malam waktu setempat. Tiba-tiba saja mereka mendengar suara petasan meledak dengan kencang, bahkan Heather merasa percikan api dari petasan itu mengenai paha kanannya.
Merasa tak nyaman, Heather dan teman-temannya pun memutuskan pergi dari kafe tersebut. Sebelum beranjak, Heather sempat memeriksa keadaan kakinya dan melihat ada darah yang keluar dari kakinya, meskipun hanya sedikit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (teman-teman Heather, red) bilang itu seperti bukan kena percikan api, tetapi kulit yang tertembus peluru, jadi mereka mendesak saya ke rumah sakit," kata Heather seperti dikutip dari WESH, Selasa (14/7/2015).
Baca juga: Kepala Tertembak Senapan Angin, Bocah Ini Diselamatkan Rambut Tebalnya
Benar saja, setelah dokter dari Florida Hospital Fish Memorial, Orange City memeriksa bekas luka tersebut, ia menemukan sebuah peluru berkaliber 38 yang 'nyangkut' sedalam 4 cm di paha Heather. Namun karena letak peluru yang sangat dekat dengan salah satu arteri yang ada di kaki Heather, dokter memutuskan untuk tidak mengangkatnya.
Ini dilakukan agar peluru itu tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar pada diri Heather. Itu artinya Heather terpaksa harus menahan rasa sakit karena peluru tersebut. Kendati begitu, ibu empat anak ini merasa sangat beruntung karena masih diberi keselamatan.
Insiden yang dialami Heather kemudian menjadi perhatian pihak kepolisian DeLand. Mereka meyakini bahwa seseorang telah menembakkan pistolnya ke udara saat orang lain menyalakan petasan, tak jauh dari tempat Heather berada. Kini mereka tengah memburu orang yang menembakkan peluru nyasar tersebut.
Baca juga: Pria Ini Mengeluh Sakit Kepala, Tak Disangka Ada Pecahan Peluru di Kepalanya (lll/up)










































