Kisah Ibu Asal Australia dengan Bayi Kembar yang Tali Pusarnya Berkaitan

Kisah Ibu Asal Australia dengan Bayi Kembar yang Tali Pusarnya Berkaitan

Rahma Lilahi Sativa - detikHealth
Rabu, 15 Jul 2015 09:34 WIB
Kisah Ibu Asal Australia dengan Bayi Kembar yang Tali Pusarnya Berkaitan
Foto: facebook
Queensland - Sama seperti wanita lainnya, Kate Lucas begitu bahagia mendengar kabar bahwa ia tengah mengandung bayi kembar. Namun ketika melahirkan, dokter justru mengungkapkan kembar yang dikandung Kate bisa saja tak bertahan lama.

Lewat tulisannya yang dipublikasikan dalam situs Miracle Babies, Kate mengisahkan perjuangannya melahirkan buah hati yang sempat dikatakan mengalami komplikasi.

"Sejak masih dalam kandungan, saya menangkap momen luar biasa dari foto ultrasound mereka. Dua tubuh mungil mereka saling berpelukan... wajah mereka saling menatap... dan kami tak sabar menanti kehadiran mereka," tulis Kate.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Scan kehamilan ini rutin dilakukan Kate hingga usia kandungannya memasuki 24 minggu. Kemudian saat memeriksakan kehamilannya yang telah mencapai 28 minggu, wanita ini direncanakan akan menjalani operasi caesar untuk melahirkan kedua bayinya pada usia kandungan 32 minggu.

Di hari H, dua bayi perempuan mungil berhasil dikeluarkan dari rahim Kate. Masing-masing memiliki berat 1,9 kg dan 1,5 kg. Namun ketika melihat kedua bayi Kate, seluruh tim medis yang ada di ruangan tempat Kate dioperasi terhenyak melihat tali pusar keduanya.

Baca juga: Dalam Kondisi Tertentu, Ini Manfaat Menunda Pemotongan Tali Pusar Bayi

"Ketika diperiksa, tali pusar keduanya saling bertautan," ungkap Kate seperti dikutip dari Mirror, Rabu (15/7/2015).

Menurut dokter, bayi kembar Kate mengalami kondisi langka yang disebut dengan 'monoamniotic' (MoMo). Biasanya bayi MoMo tak bisa bertahan hidup hingga dilahirkan karena tali pusar yang bertautan membatasi suplai makana dan oksigen keduanya.

Namun prediksi dokter keliru. Kedua bayinya yang diberi nama Harper dan Cleo tumbuh menjadi dua bocah yang sehat. Bisa dikatakan kelahiran Harper dan Cleo merupakan suatu keajaiban, karena jika dokter tidak melahirkan keduanya secepat mungkin, bukan tidak mungkin mereka akan lahir mati (stilbirth) akibat tali pusar yang bertautan.

"Mereka selalu tampak bergandengan sejak dalam kandungan, dan begitu pun saat lahir. Mereka menjadi kembar yang paling mesra," tutur ibu empat anak itu.

Lewat situs yang dikelola Miracle Babies Foundation, Australia tersebut, Kate berharap kisahnya ini dapat memberikan dukungan kepada ibu-ibu lain yang memiliki kembar 'MoMo' agar tak pasrah dan menyerah begitu saja.

Baca juga: Unik! Anak-anak Kembar Ini Punya Warna Kulit yang Berlainan

Bayi kembar 'monoamniotic' (MoMo) tergolong langka karena biasanya hanya ditemukan pada satu dari tiap 100 kembar saja.

(lll/up)

Berita Terkait