Wabah terbesar di luar Arab Saudi tersebut menurut catatan memakan 26 korban jiwa, menginfeksi 186 orang, dan pada puncaknya membuat sekitar 17 ribu orang dikarantina. Sejak tanggal 4 Juli Korsel tak menemukan ada kasus baru dan karena masa inkubasi virus dua minggu maka bisa dengan aman dikatakan bahwa penyebaran penyakit di Negeri Ginseng itu sudah mereda.
Baca juga: Antisipasi MERS, Menkes Ingin Ada Video Peringatan di Pesawat
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian Hwang mengatakan masih terlalu dini untuk mendeklarasi bahwa wabah benar-benar telah berakhir. Sebanyak 12 orang masih dirawat di rumah sakit untuk MERS meski hanya satu yang sebenarnya positif.
Kejadian ini membuat kerusakan besar bagi perekonomian Korsel. Ribuan sekolah diliburkan, turis asing berkurang, dan tempat-tempat perbelanjaan tutup.
Baca juga: Kemenkes Pastikan Tak Ada TKI yang Jadi Pasien MERS di Korsel (fds/vit)











































