Tak Cocok untuk Kaki, Penggunaan Stent Bisa Diganti dengan Teknik Ini

Tak Cocok untuk Kaki, Penggunaan Stent Bisa Diganti dengan Teknik Ini

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Kamis, 30 Jul 2015 18:05 WIB
Tak Cocok untuk Kaki, Penggunaan Stent Bisa Diganti dengan Teknik Ini
Foto: thinkstock
Jakarta - Selama ini pemasangan stent (ring/cincin) menjadi solusi bagi gangguan pembuluh darah, baik yang mengecil hingga tersumbat. Padahal menurut pakar, stent bukan satu-satunya solusi bagi gangguan pada pembuluh darah.

dr Suhartono, SpB(K)V, Kepala Tim Bedah Vaskular dari RS Premier Bintaro mengatakan stent memang solusi bagi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah di bagian jantung. Namun untuk bagian kaki, stent tidaklah cocok.

"Karena kalau di bagian tubuh yang sering bergerak, di paha atau kaki, nanti stentnya malah bisa mencederai pembuluh darah," tutur dr Suhartono dalam temu media di RS Premier Bintaro, Bintaro Sektor 7, Tangerang Selatan, Kamis (30/7/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Pengapuran Pembuluh Darah Sering Terjadi, Namun Jarang Ditangani

Hal yang sama juga berlaku bagi balon (angioplasti). Dikatakan dr Suhartono bahwa balon tersebut bisa saja mengecil dan pembuluh darah kembali menyempit jika ditempatkan di pembuluh darah yang sering bergerak.

Untuk RS Premier Bintaro memperkenalkan teknik penanggulangan penyumbatan pembuluh darah tanpa operasi. Prosedur yang disebut sebagai mechanical atherectomy ini mengikis lemak yang menyumbat pembuluh darah tanpa harus memasang balon atau stent.

"Jadi prinsipnya seperti mengikis atau mengeruk kelapa begitu. Lemak yang tadinya menyumbat atau mempersempit pembuluh darah dikeruk dan dibuang keluar, dan aliran darah pun kembali normal," tutur dr Suhartono lagi.

Metode yang baru kali ini digunakan di Indonesia ini membuat pasien tidak perlu menjalani rawat inap di rumah sakit. Setelah menjalani tindakan, pasien diberi waktu istirahat selama 6 jam dan setelah itu boleh kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas.

Hanya saja dr Suhartono mengatakan tindakan ini hanya bisa dilakukan untuk pembuluh darah tertentu, seperti daerah paha dan kaki saja. Untuk pembuluh darah yang lebih besar di daerah jantung atau yang lebih kecil di daerah perut, alat ini tidak bisa digunakan.

"Namun ini menjadi solusi yang baik karena seperti sudah disebutkan di atas, stent atau balon yang bisa digunakan di jantung atau perut tidak cocok untuk kaki. Sementara ini sangat cocok untuk kaki tapi tidak bisa untuk pembuluh darah yang terlalu besar atau kecil," pungkasnya.

Baca juga: Pada Pengidap Diabetes, Koreng di Kaki Tak Hanya Disebabkan oleh Luka (mrs/ajg)

Berita Terkait