Ini Daftar Hewan Paling Aneh yang Pernah Dikeluarkan dari Tubuh Manusia

Ini Daftar Hewan Paling Aneh yang Pernah Dikeluarkan dari Tubuh Manusia

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Senin, 03 Agu 2015 12:11 WIB
Ini Daftar Hewan Paling Aneh yang Pernah Dikeluarkan dari Tubuh Manusia
Foto: Thinkstock
Jakarta - Entah disengaja atau tidak, kasus tubuh kemasukan hewan sebenarnya bukanlah hal langka. Terlebih hal ini dapat ditemukan di berbagai belahan dunia.

Banyak di antaranya yang tidak menyadari jika ada hewan masuk ke tubuh mereka, tetapi ada juga yang dengan sengaja memasukkan hewan ke dalam tubuh mereka untuk tujuan tertentu.

Berikut beberapa hewan paling aneh yang pernah masuk ke tubuh manusia seperti dirangkum detikHealth, Senin (3/8/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Serangga Masuk ke Mulut dan Tak Sengaja Tertelan, Berbahayakah?

1. Belut (sengaja dimasukkan)

Foto: Thinkstock
Percaya tak percaya, belut merupakan salah satu jenis hewan yang paling sering masuk dan/atau dimasukkan ke tubuh manusia. Kebetulan kebanyakan kasus kemasukan belut terjadi di Tiongkok. Pernah terjadi di tahun 2010, seorang pria berumur 59 tahun di Sichuan, Tiongkok dilarikan ke rumah sakit karena pendarahan parah pada duburnya.

Setelah diperiksa, ternyata usus kecilnya telah rusak dimakan belut. Rupanya, teman-teman pasien iseng memasukkan belut hidup ke dalam anusnya saat ia sedang mabuk berat. Sayangnya, si pasien meninggal 10 hari kemudian. Di lain waktu, seorang pria dari Guangdong, Tiongkok iseng memasukkan belut sepanjang 50 cm ke dalam duburnya karena meniru film porno. Belut dilaporkan telah mengunyah sebagian ususnya, melubangi usus besar dan terjebak di rongga tubuhnya.

Beberapa waktu kemudian seorang pria 50 tahun asal Hongkong mendatangi Kwong Wah Hospital karena sakit perut yang tak tertahankan. Setelah diperiksa ternyata terjadi peradangan pada dinding bagian dalam perut si pasien atau peritonitis. Namun secara mengejutkan dokter melihat bayangan seekor belut di dalam perutnya dari hasil radiografi.

Setelah ditanya-tanya, barulah si pasien mengaku telah memasukkan seekor belut ke ususnya untuk meredakan sembelit. Tapi bukannya sembuh, si belut justru menggigit sebagian besar usus si pasien hingga berlubang sepanjang 3 cm. Belut sepanjang 50 cm itu kemudian dikeluarkan dan pasien diperbolehkan pulang.

2. Belut (kemasukan)

Foto: Daily Mail
Tak disangka untuk kasus kemasukan belut, kasusnya pun tak kalah banyaknya. Di tahun 2011 seorang pria yang ingin awet muda memutuskan berendam dalam spa ikan berisi belut. Tak tahunya saat berendam, seekor belut sepanjang 15 cm menyelinap masuk ke dalam kandung kemih pria asal Honghu, Tiongkok ini.

Pria berusia 56 tahun itu bergegas dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi selama 3 jam untuk mengeluarkan belut seukuran 6 inci (15,24 cm) yang saat ditemukan dokter sudah dalam keadaan mati. "Karena kulit belut yang licin, membuatnya mampu masuk dengan halus ke dalam alat kelamin Nan. Diameter uretra pada penis laki-laki hanya sedikit lebih sempit, tapi karena belut cukup licin, tubuhnya bekerja sebagai pelumas sehingga masuk ke penis dengan lancar," jelas Jin Wang, dokter bedah yang menanganinya.

Kejadian lain terjadi pada Januari 2015 lalu di Bangladesh. Seorang remaja laki-laki kemasukan belut sepanjang 15 cm yang kemudian tersangkut di tenggorokannya. Ia awalnya memancing bersama temannya dan menangkap dua ekor belut. Agar keduanya tak terlepas, satu ekor dijepit di antara giginya, satu lagi digenggam dengan tangannya.

Karena licin, belut yang dijepit di gigi tadi menggeliat dan masuk ke mulut remaja berusia 16 tahun itu. Tak berapa lama si remaja mengalami sesak napas, ternyata karena belut tadi terlanjur masuk ke tenggorokannya. Satu-satunya jalan adalah mengoperasi si remaja agar belut tadi dapat dikeluarkan. Tak tanggung-tanggung, tim dokter membutuhkan waktu hingga 5 jam untuk mengupayakannya. Ketika berhasil dikeluarkan, belut tersebut sudah dalam keadaan mati, namun ditemukan luka lecet di tenggorokan si remaja.

3. Lintah

Foto: Central European News
Di samping belut, hewan yang kerap ditemukan menyelinap masuk ke tubuh manusia adalah lintah. Di tahun 2007, seorang gadis berusia 9 tahun merasa selalu mengalami sensasi 'getar' di hidungnya sejak mandi di sungai beberapa waktu sebelumnya. Hal ini berlangsung selama dua pekan. Ketika ia dibawa ke RS La Merced, Peru, ditemukan seekor lintah berwarna hitam dengan panjang 65-70 milimeter di rongga hidungnya.

Namun satu hal yang cukup mencengangkan adalah lintah yang berhasil dikeluarkan dari hidung si bocah tergolong sebagai spesies baru, yang kemudian diberi nama Tyrannobdella rex. Selain ukurannya yang besar, lintah itu juga memiliki rahang tunggal dengan gigi.

Di tahun 2014, tim dokter dari Kunming Children's Hospital mengeluarkan lintah hidup berukuran 5 cm dari tenggorokan seorang bocah berusia 7 tahun setelah si bocah mendadak mengeluh kesulitan bernapas. Ternyata keluarga si bocah terbiasa minum air langsung dari keran. Dari situ diyakini lintah bisa masuk ke tubuh si bocah karena kebiasaan tersebut.

"Putri kami menderita sakit tenggorokan selama lebih dari dua bulan. Kami pikir dia mungkin mengalami flu, tapi tidak pernah berpikir itu adalah lintah atau bisa tinggal di sana begitu lama," jelas sang ibu, yang juga disembunyikan identitasnya. Akibat meminum air di kolam pinggir jalan yang dilewati tiap pulang sekolah, seorang bocah berusia 11 tahun asal Sichuan, Tiongkok juga kemasukan lintah sepanjang 7 cm di tahun 2015.

Ia sempat mengeluhkan pusing dan radang tenggorokan karena lintah itu tersangkut di tenggorokannya. Untungnya, lintah itu tidak sempat memicu infeksi tertentu pada tubuh si bocah.

4. Ikan

Foto: orange.com
Di tahun 2013 dikisahkan seorang anak bernama Anil Barela mengalami sesak napas setelah bermain di sungai dengan beberapa temannya. Setelah menjalani pemeriksaan dan operasi, barulah ketahuan jika ia kemasukan ikan sepanjang 8,9 cm yang berenang-renang di dalam paru-parunya.
     
Rupanya, Anil bermain dengan teman-temannya dengan cara menelan ikan hidup. Dia menempatkan ikan di mulut lalu menarik napas. Si ikan langsung tersedot ke paru-parunya. Beberapa waktu sebelumnya, seorang remaja laki-laki di India juga kemasukan ikan di kandung kemihnya karena buang air kecil sembari membawa seekor ikan. Tak diduga ikan itu terlepas dari genggamannya dan masuk ke tubuhnya lewat kandung kemih. Tubuh ikan sepanjang 2 cm itu diduga begitu licin sehingga bisa masuk ke celah sempit di kemaluan si bocah.

5. Ikan lungfish

Foto: Liveleak
Di akhir 2014, media sosial dihebohkan dengan beredarnya video tentang prosedur operasi yang tak biasa. Dalam video itu terlihat tim dokter sedang mengeluarkan seekor ikan yang mirip belut dari dalam perut pasien. Si pasien yang berjenis kelamin pria dikabarkan berasal dari Londrina, Brazil, dan ikan yang dikeluarkan dari dalam ususnya merupakan ikan lungfish dari Amerika Selatan. Satu sumber mengatakan panjang ikan ini mencapai 125 cm, ada juga yang mengatakan kurang dari itu.
     
Uniknya, ikan yang dikeluarkan dari dalam perut pria yang dirahasiakan identitasnya itu masih hidup ketika diangkat. Bahkan setelah berhasil dikeluarkan, tubuh si ikan juga tampak menggelinjang. Diduga pasien yang berusia 39 tahun itu sengaja memasukkan ikan lungfish lewat anusnya karena fantasi seksual yang aneh.

Hanya saja, ketika ia mencoba menarik ikan itu keluar, si ikan malah 'berenang' dan masuk ke dalam tubuhnya. Panik, ia pun mencari bantuan medis untuk mengeluarkan ikan tersebut.

6. Kelabang

Foto: Angela Botti
Kelabang merupakan salah satu hewan yang berbahaya karena kemampuannya menggigit. Tapi apa jadinya bila kelabang masuk ke tubuh manusia? Hal ini sempat terjadi pada tahun 2011, di mana seorang wanita asal Shanghai kemasukan kelabang saat sedang menerima panggilan telepon di kantornya.

Diduga karena jarang dibersihkan, di dalam gagang telepon tersebut bersemayam seekor kelabang kecil berukuran 5 cm, dan apesnya saat dipakai si wanita, kelabang itu masuk ke telinga kirinya. Wanita berumur 24 tahun itu menyadari ada sesuatu yang bergerak-gerak di kupingnya, bahkan lama-kelamaan membuat telinganya gatal dan sakit.

Ia lantas dilarikan ke Shanghai Hospital, dan si kelabang berhasil dikeluarkan hanya dengan menggunakan pinset. Si wanita juga beruntung karena anak kelabang itu tidak menyebabkan kerusakan serius pada telinganya. Lain lagi kisah yang dialami seorang remaja asal Amerika. Bangun tidur, ia merasakan nyeri yang luar biasa di salah satu telinganya.

Iseng ia memasukkan jarinya ke lubang telinga yang terasa sakit tadi, dan betapa kagetnya remaja tersebut ketika berhasil menarik seekor kelabang sepanjang 10 cm dari dalamnya. Meski berhasil dikeluarkan, sang ibu tetap membawanya ke rumah sakit untuk memastikan keadaan putranya. Untungnya dokter hanya menemukan lecet kecil di telinga si remaja berusia 14 tahun itu.

Diduga kelabang itu masuk ke telinganya saat ia melakukan aktivitas outdoor, termasuk berenang beberapa waktu sebelumnya.

7. Ulat

Foto: Children's Hospital, Lima
Pada bulan Juni 2015 lalu dikabarkan seorang remaja laki-laki mengeluh mata kirinya bengkak tanpa sebab selama hampir sebulan. Setelah diperiksa ternyata tim dokter dari Children's Hospital, Lima menemukan larva serangga yang tinggal di dalam matanya.

"Lokasi ulatnya berada di kelopak mata bawah yang semakin bengkak semakin menambah risiko. Area itu dekat dengan sinus," kata dokter spesialis mata yang menanganinya, Carolina Marchena. Si larva berhasil dikeluarkan hanya dengan menggunakan daun kemangi dan pinset.

Larva yang berbentuk seperti ulat tadi berukuran setidaknya 3 cm, dan diyakini sebagai larva dari spesies nyamuk Dermatobia hominis yang menaruh telurnya pada mata pasien. Pasien yang berumur 17 tahun itu dilaporkan tak alami kerusakan permanen.
Halaman 2 dari 8
Percaya tak percaya, belut merupakan salah satu jenis hewan yang paling sering masuk dan/atau dimasukkan ke tubuh manusia. Kebetulan kebanyakan kasus kemasukan belut terjadi di Tiongkok. Pernah terjadi di tahun 2010, seorang pria berumur 59 tahun di Sichuan, Tiongkok dilarikan ke rumah sakit karena pendarahan parah pada duburnya.

Setelah diperiksa, ternyata usus kecilnya telah rusak dimakan belut. Rupanya, teman-teman pasien iseng memasukkan belut hidup ke dalam anusnya saat ia sedang mabuk berat. Sayangnya, si pasien meninggal 10 hari kemudian. Di lain waktu, seorang pria dari Guangdong, Tiongkok iseng memasukkan belut sepanjang 50 cm ke dalam duburnya karena meniru film porno. Belut dilaporkan telah mengunyah sebagian ususnya, melubangi usus besar dan terjebak di rongga tubuhnya.

Beberapa waktu kemudian seorang pria 50 tahun asal Hongkong mendatangi Kwong Wah Hospital karena sakit perut yang tak tertahankan. Setelah diperiksa ternyata terjadi peradangan pada dinding bagian dalam perut si pasien atau peritonitis. Namun secara mengejutkan dokter melihat bayangan seekor belut di dalam perutnya dari hasil radiografi.

Setelah ditanya-tanya, barulah si pasien mengaku telah memasukkan seekor belut ke ususnya untuk meredakan sembelit. Tapi bukannya sembuh, si belut justru menggigit sebagian besar usus si pasien hingga berlubang sepanjang 3 cm. Belut sepanjang 50 cm itu kemudian dikeluarkan dan pasien diperbolehkan pulang.

Tak disangka untuk kasus kemasukan belut, kasusnya pun tak kalah banyaknya. Di tahun 2011 seorang pria yang ingin awet muda memutuskan berendam dalam spa ikan berisi belut. Tak tahunya saat berendam, seekor belut sepanjang 15 cm menyelinap masuk ke dalam kandung kemih pria asal Honghu, Tiongkok ini.

Pria berusia 56 tahun itu bergegas dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi selama 3 jam untuk mengeluarkan belut seukuran 6 inci (15,24 cm) yang saat ditemukan dokter sudah dalam keadaan mati. "Karena kulit belut yang licin, membuatnya mampu masuk dengan halus ke dalam alat kelamin Nan. Diameter uretra pada penis laki-laki hanya sedikit lebih sempit, tapi karena belut cukup licin, tubuhnya bekerja sebagai pelumas sehingga masuk ke penis dengan lancar," jelas Jin Wang, dokter bedah yang menanganinya.

Kejadian lain terjadi pada Januari 2015 lalu di Bangladesh. Seorang remaja laki-laki kemasukan belut sepanjang 15 cm yang kemudian tersangkut di tenggorokannya. Ia awalnya memancing bersama temannya dan menangkap dua ekor belut. Agar keduanya tak terlepas, satu ekor dijepit di antara giginya, satu lagi digenggam dengan tangannya.

Karena licin, belut yang dijepit di gigi tadi menggeliat dan masuk ke mulut remaja berusia 16 tahun itu. Tak berapa lama si remaja mengalami sesak napas, ternyata karena belut tadi terlanjur masuk ke tenggorokannya. Satu-satunya jalan adalah mengoperasi si remaja agar belut tadi dapat dikeluarkan. Tak tanggung-tanggung, tim dokter membutuhkan waktu hingga 5 jam untuk mengupayakannya. Ketika berhasil dikeluarkan, belut tersebut sudah dalam keadaan mati, namun ditemukan luka lecet di tenggorokan si remaja.

Di samping belut, hewan yang kerap ditemukan menyelinap masuk ke tubuh manusia adalah lintah. Di tahun 2007, seorang gadis berusia 9 tahun merasa selalu mengalami sensasi 'getar' di hidungnya sejak mandi di sungai beberapa waktu sebelumnya. Hal ini berlangsung selama dua pekan. Ketika ia dibawa ke RS La Merced, Peru, ditemukan seekor lintah berwarna hitam dengan panjang 65-70 milimeter di rongga hidungnya.

Namun satu hal yang cukup mencengangkan adalah lintah yang berhasil dikeluarkan dari hidung si bocah tergolong sebagai spesies baru, yang kemudian diberi nama Tyrannobdella rex. Selain ukurannya yang besar, lintah itu juga memiliki rahang tunggal dengan gigi.

Di tahun 2014, tim dokter dari Kunming Children's Hospital mengeluarkan lintah hidup berukuran 5 cm dari tenggorokan seorang bocah berusia 7 tahun setelah si bocah mendadak mengeluh kesulitan bernapas. Ternyata keluarga si bocah terbiasa minum air langsung dari keran. Dari situ diyakini lintah bisa masuk ke tubuh si bocah karena kebiasaan tersebut.

"Putri kami menderita sakit tenggorokan selama lebih dari dua bulan. Kami pikir dia mungkin mengalami flu, tapi tidak pernah berpikir itu adalah lintah atau bisa tinggal di sana begitu lama," jelas sang ibu, yang juga disembunyikan identitasnya. Akibat meminum air di kolam pinggir jalan yang dilewati tiap pulang sekolah, seorang bocah berusia 11 tahun asal Sichuan, Tiongkok juga kemasukan lintah sepanjang 7 cm di tahun 2015.

Ia sempat mengeluhkan pusing dan radang tenggorokan karena lintah itu tersangkut di tenggorokannya. Untungnya, lintah itu tidak sempat memicu infeksi tertentu pada tubuh si bocah.

Di tahun 2013 dikisahkan seorang anak bernama Anil Barela mengalami sesak napas setelah bermain di sungai dengan beberapa temannya. Setelah menjalani pemeriksaan dan operasi, barulah ketahuan jika ia kemasukan ikan sepanjang 8,9 cm yang berenang-renang di dalam paru-parunya.
     
Rupanya, Anil bermain dengan teman-temannya dengan cara menelan ikan hidup. Dia menempatkan ikan di mulut lalu menarik napas. Si ikan langsung tersedot ke paru-parunya. Beberapa waktu sebelumnya, seorang remaja laki-laki di India juga kemasukan ikan di kandung kemihnya karena buang air kecil sembari membawa seekor ikan. Tak diduga ikan itu terlepas dari genggamannya dan masuk ke tubuhnya lewat kandung kemih. Tubuh ikan sepanjang 2 cm itu diduga begitu licin sehingga bisa masuk ke celah sempit di kemaluan si bocah.

Di akhir 2014, media sosial dihebohkan dengan beredarnya video tentang prosedur operasi yang tak biasa. Dalam video itu terlihat tim dokter sedang mengeluarkan seekor ikan yang mirip belut dari dalam perut pasien. Si pasien yang berjenis kelamin pria dikabarkan berasal dari Londrina, Brazil, dan ikan yang dikeluarkan dari dalam ususnya merupakan ikan lungfish dari Amerika Selatan. Satu sumber mengatakan panjang ikan ini mencapai 125 cm, ada juga yang mengatakan kurang dari itu.
     
Uniknya, ikan yang dikeluarkan dari dalam perut pria yang dirahasiakan identitasnya itu masih hidup ketika diangkat. Bahkan setelah berhasil dikeluarkan, tubuh si ikan juga tampak menggelinjang. Diduga pasien yang berusia 39 tahun itu sengaja memasukkan ikan lungfish lewat anusnya karena fantasi seksual yang aneh.

Hanya saja, ketika ia mencoba menarik ikan itu keluar, si ikan malah 'berenang' dan masuk ke dalam tubuhnya. Panik, ia pun mencari bantuan medis untuk mengeluarkan ikan tersebut.

Kelabang merupakan salah satu hewan yang berbahaya karena kemampuannya menggigit. Tapi apa jadinya bila kelabang masuk ke tubuh manusia? Hal ini sempat terjadi pada tahun 2011, di mana seorang wanita asal Shanghai kemasukan kelabang saat sedang menerima panggilan telepon di kantornya.

Diduga karena jarang dibersihkan, di dalam gagang telepon tersebut bersemayam seekor kelabang kecil berukuran 5 cm, dan apesnya saat dipakai si wanita, kelabang itu masuk ke telinga kirinya. Wanita berumur 24 tahun itu menyadari ada sesuatu yang bergerak-gerak di kupingnya, bahkan lama-kelamaan membuat telinganya gatal dan sakit.

Ia lantas dilarikan ke Shanghai Hospital, dan si kelabang berhasil dikeluarkan hanya dengan menggunakan pinset. Si wanita juga beruntung karena anak kelabang itu tidak menyebabkan kerusakan serius pada telinganya. Lain lagi kisah yang dialami seorang remaja asal Amerika. Bangun tidur, ia merasakan nyeri yang luar biasa di salah satu telinganya.

Iseng ia memasukkan jarinya ke lubang telinga yang terasa sakit tadi, dan betapa kagetnya remaja tersebut ketika berhasil menarik seekor kelabang sepanjang 10 cm dari dalamnya. Meski berhasil dikeluarkan, sang ibu tetap membawanya ke rumah sakit untuk memastikan keadaan putranya. Untungnya dokter hanya menemukan lecet kecil di telinga si remaja berusia 14 tahun itu.

Diduga kelabang itu masuk ke telinganya saat ia melakukan aktivitas outdoor, termasuk berenang beberapa waktu sebelumnya.

Pada bulan Juni 2015 lalu dikabarkan seorang remaja laki-laki mengeluh mata kirinya bengkak tanpa sebab selama hampir sebulan. Setelah diperiksa ternyata tim dokter dari Children's Hospital, Lima menemukan larva serangga yang tinggal di dalam matanya.

"Lokasi ulatnya berada di kelopak mata bawah yang semakin bengkak semakin menambah risiko. Area itu dekat dengan sinus," kata dokter spesialis mata yang menanganinya, Carolina Marchena. Si larva berhasil dikeluarkan hanya dengan menggunakan daun kemangi dan pinset.

Larva yang berbentuk seperti ulat tadi berukuran setidaknya 3 cm, dan diyakini sebagai larva dari spesies nyamuk Dermatobia hominis yang menaruh telurnya pada mata pasien. Pasien yang berumur 17 tahun itu dilaporkan tak alami kerusakan permanen.

(lll/vit)

Berita Terkait