Wow! Dengarkan Musik Favorit Saat Operasi Bikin Dokter Kerja Lebih Cepat

Wow! Dengarkan Musik Favorit Saat Operasi Bikin Dokter Kerja Lebih Cepat

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Selasa, 04 Agu 2015 14:46 WIB
Wow! Dengarkan Musik Favorit Saat Operasi Bikin Dokter Kerja Lebih Cepat
Foto: thinkstock
Jakarta - Sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa performa dokter bedah akan meningkat ketika mendengarkan musik pada saat melakukan tindakan operasi. Dokter bedah yang mendengarkan lagu-lagu favoritnya selagi bekerja, mampu menyelesaikan tindakan operasi secara lebih akurat dan lebih cepat.

Pada beberapa penelitian sebelumnya, sudah diperoleh kesimpulan bahwa dengan mendengarkan musik mampu menurunkan tekanan darah dokter bedah dan membuatnya lebih rileks. Berbekal penelitian ini, Dr Andrew Zhang dan Dr Shelby Lies dari University of Texas berniat mengukur performa dokter bedah atas pengaruh diputarnya musik-musik favorit mereka di dalam ruangan operasi.

"Durasi yang lebih lama di bawah pengaruh anestesi umum, memiliki kaitan dengan peningkatan risiko efek samping bagi pasien," ujar Dr Shelby Lies, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (4/8/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Putar Musik di Ruang Operasi Bisa Tingkatkan Fokus dan Membuat Tenang

Penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata dokter yang bekerja sembari mendengarkan lagu-lagu favorit mereka mampu mengurangi durasi operasi hingga 7 persen. Sementara pada dokter bedah senior yang mengikuti eksperimen ini, mereka mampu mengurangi durasi operasi hingga 10 persen.

Penelitian ini melibatkan 15 dokter bedah plastik. Semuanya diminta untuk menjahit sayatan di kaki babi dimana telah disepakati sebelumnya bahwa kulit babi memiliki tekstur yang sangat mirip dengan kulit manusia.

Penelitian ini dilangsungkan selama dua hari. Pada hari pertama, sebagian dokter bedah dizinkan untuk memutar lagu-lagu favorit mereka selama operasi berlangsung, sebagian lagi dilarang memutar musik sama sekali.

Pada hari kedua, dokter bedah yang pada penelitian sebelumnya dilarang mendengarkan musik, kali ini dipersilakan mengatur sendiri playlist musik dari artis-artis favorit mereka. Sebaliknya, dokter bedah yang pada hari sebelumnya diperbolehkan, kali ini dilarang memainkan musik di ruangan operasinya.

Secara keseluruhan, terlepas dari apakah mereka mendengarkan musik pada hari pertama atau hari kedua, para peneliti menemukan kesimpulan bahwa performa dokter bedah meningkat ketika mereka mendengarkan musik favorit mereka saat bekerja.

Dr Shelby Lies mengatakan bahwa dengan menghabiskan lebih sedikit waktu di dalam ruang operasi mampu mengurangi biaya operasi secara signifikan, terutama ketika prosedur penutupan sayatan merupakan tindakan yang paling utama dalam operasi, seperti misalnya di dalam tummy tuck, yaitu tindakan operasi yang bertujuan mengurangi kelebihan lemak yang berkumpul di perut.

Baca juga: Demi Bertahan Hidup, Remaja Ini Diterapi dengan Lagu-lagu Taylor Swift (mrs/vit)

Berita Terkait