Dikira Cuma Pelupa, Nenek Ini Ternyata Kena Demensia Mematikan

Dikira Cuma Pelupa, Nenek Ini Ternyata Kena Demensia Mematikan

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 04 Agu 2015 19:34 WIB
Dikira Cuma Pelupa, Nenek Ini Ternyata Kena Demensia Mematikan
Ilustrasi - Foto: thinkstock
Jakarta - Pikun tidak begitu dianggap sebagai kondisi kesehatan yang memberatkan karena sifatnya hanya menurunkan daya ingat. Tetapi wanita ini mengidap demensia langka, yang mungkin akan merenggut nyawanya beberapa tahun lagi.

Di tengah kesibukannya, Lorayne Minahan mulai merasakan dirinya makin pelupa. Ia sering lupa meletakkan kunci rumah, atau sekadar lupa mematikan alat penanak nasi maupun keran kamar mandi.

"Yang paling parah, saya lupa menutup pintu kamar cucu saya di lantai atas. Waktu itu saya mendengar sesuatu di dekat tangga, dan melihat Brayden berada di tangga teratas dan berusaha menuruni tangga," kisah Lorayne (49).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sigap sang nenek berlari dan langsung mengangkatnya. Namun ketika diperiksakan, Lorayne kaget bukan kepalang dengan keterangan dari dokter. Hasil diagnosis Lorayne yang keluar pada bulan April lalu menyatakan bahwa Lorayne mengidap salah satu jenis demensia yang langka, yakni 'frontotemporal dementia'.

Bahkan tak hanya langka, sebab demensia yang dialami Lorayne dikatakan mematikan. Menurut dokter, Lorayne hanya punya waktu 2-8 tahun lagi sebelum penyakit ini merenggut hidupnya.

Baca juga: Kena Stroke, Fungsi Otak Bisa Jadi Lebih Tua Delapan Tahun

Lorayne meyakini bahwa demensia yang diidapnya dipicu oleh syok, terutama setelah kehilangan kedua orang tuanya yang sama-sama meninggal karena penyakit, masing-masing di tahun 2004 dan 2005.

"Awalnya memang lupa akan hal-hal kecil, sekarang saya sudah kesulitan membedakan yang mana kanan dan mana kiri. Saya juga tak selalu bisa membukakan pintu untuk tamu dan berbicara seperti orang mabuk lalu tiba-tiba saja lupa apa yang saya bicarakan," paparnya.

Untungnya kedua anak Lorayne, Lauren (25) dan Jordan (21) sangat memperhatikan keadaannya. Jordan selalu meluangkan waktu untuk mengikuti kemanapun ibunya pergi dan mengecek apakah sang ibu lupa mematikan sesuatu dan memastikan Lorayne meminum obat.

Anak sulung dan juga ibu dari keempat cucunya, Lauren juga kerap berkunjung ke rumah agar anak-anaknya bisa menghabiskan banyak waktu dengan sang nenek.

Baca juga: Mudah Lupa? Jangan Asal Minum Vitamin, Perbaiki dengan Rajin Olahraga

Lorayne sendiri tak mau menyerah begitu saja. Ia berjanji akan memenuhi sisa-sisa waktunya dengan banyak memori indah. "Jadi saat saya mati, saya akan lupa dengan penyakit mengerikan itu," tuturnya seperti dikutip dari www.memorywalk.org.uk, Selasa (4/8/2015).

Dalam waktu dekat, Lorayne berencana menikahi kekasihnya, Simon Burgess; naik balon udara; dan menonton konser idola masa kecilnya, penyanyi Gary Numan. "Saya akan terus menikmati hidup selama yang saya bisa, dan tentu saja memberikan pemahaman kepada orang lain tentang penyakit ini," tutupnya. (lll/vit)

Berita Terkait