Bahkan sejumlah pakar di Barat mengungkapkan 10 tahun terakhir ini terjadi penurunan standar IQ untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, dan kondisi ini ditemukan merata di seluruh penjuru dunia.
Agar kondisi ini dapat dihentikan, setidaknya mulailah dari diri sendiri. Berikut sejumlah kebiasaan yang tak disadari dapat menurunkan tingkat inteligensia seseorang, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (6/8/2015).
Baca juga: Mudah Lupa Belum Tentu karena Tua, Bisa Juga Masalah Tidur Penyebabnya
1. Makan lemak jenuh
|
Foto: Flickr/[cipher]
|
University of Montreal juga menemukan bahwa konsumsi lemak jenuh dalam jumlah tinggi juga mengakibatkan 'gangguan sirkuit otak yang berdampak terhadap munculnya gangguan mood, kecanduan obat-obatan dan overeating atau kecenderungan makan dalam porsi berlebih'.
2. Multitasking
|
Foto: Fuse
|
Miller menambahkan, kapasitas kognitif yang terbatas membuat otak tak dapat sepenuhnya menjadi fokus pada satu pekerjaan, meskipun orang yang bersangkutan merasa sedang menyelesaikan beberapa pekerjaan sekaligus. Padahal multitasking hanya akan memenuhi otak dengan kortisol (hormon stres) dan adrenalin yang mencegah seseorang berpikir jernih.
3. Terbiasa googling
|
Foto: Pixabay/fancycrave1
|
Meski kebiasaan ini tidak berdampak terhadap kinerja otak, peneliti dari Columbia University mengungkap, kebiasaan ini mengubah cara kita menyimpan ingatan. Dari yang dulunya bisa mengingat informasi yang dibutuhkan menjadi hanya mengingat di mana informasi itu disimpan. Lagipula orang-orang zaman sekarang tak lagi bisa berkonsentrasi dalam waktu lama seperti orang dulu.
Dulunya tiap orang rata-rata bisa berkonsentrasi selama 12 detik, kini hanya tinggal 8 detik saja.
4. Kebanyakan gula
|
Foto: Thinkstock
|
"Sel-sel otak itu memang butuh glukosa untuk bisa berfungsi, tetapi kalau kebanyakan juga berbahaya," terang seorang pakar nutrisi, Dr Sarah Brewer.
5. Menonton reality show
|
Foto: Thinkstock
|
Dan jika dibiarkan, lama-kelamaan ini akan mempengaruhi kemampuan kognitif orang yang bersangkutan.
6. Jet lag
|
Foto: Getty Images
|
Selain itu, kemampuan si hamster untuk mempelajari sesuatu juga cenderung menurun. Bahkan efeknya masih bisa terlihat meski jet lag-nya sudah berlangsung satu bulan sebelumnya.
7. Mengunyah permen karet
|
Foto: nyul/Thinkstock
|
"Apalagi kalau ini dilakukan selama berjam-jam," imbuh Dr Brewer.
Halaman 2 dari 8











































