Hii! Gas Tertawa Ternyata Bisa Sebabkan Kebotakan, Depresi dan Kebutaan

Hii! Gas Tertawa Ternyata Bisa Sebabkan Kebotakan, Depresi dan Kebutaan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Kamis, 06 Agu 2015 19:32 WIB
Hii! Gas Tertawa Ternyata Bisa Sebabkan Kebotakan, Depresi dan Kebutaan
Foto: thinkstock
Jakarta - Fenomena gas tertawa atau yang juga dikenal sebagai hippy crack ternyata menyimpan bahaya. Sebuah studi dari Inggris mengatakan bahwa menghirup gas ini ternyata dapat menyebabkan depresi, kebutaan hingga kebotakan.

David Allamby, direktur klinis dari London's Focus Clinic, mengatakan bahwa zat yang memiliki nama kimia Dinitrogen oksida (N2O) atau nitrous oxide ini dapat menyebabkan tubuh mengalami kekurangan vitamin B12. dalam jangka panjang, kekurangan vitamin B12 diketahui dapat menimbulkan kebutaan.

Baca juga: Tak Tahan Nyeri Saat Melahirkan, Ibu-ibu Ini Minta Pakai Gas Tertawa
https://health.detik.com/read/2015/01/23/161920/2812186/1299/tak-tahan-nyeri-saat-melahirkan-ibu-ibu-ini-minta-pakai-gas-tertawa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hubungan antara gas tertawa dengan kekurangan vitamin B12 sudah lama diketahui. Saya khawatir jika semakin banyak anak muda yang menggunakan gas ini tanpa panduan dan sewenang-wenang, Inggris akan menghadapi epidemi kebutaan dalam waktu dekat," tutur Dr Allamby, dikutip dari Mirror, Kamis (6/8/2015).

Dinitrogen oksida memang dikenal sebagai gas tertawa. Ketika dihirup, orang akan merasakan keinginan untuk tertawa terbahak-bahak tanpa sebab yang jelas. Gas ini juga diketahui digunakan dalam lomba balap mobil untuk menambah laju kendaraan (NOS) serta sebagai anastesi oleh dokter gigi.

Kewaspadaan soal bahaya gas tertawa meningkat setelah banyaknya remaja yang masuk rumah sakit dan meninggal setelah berlebihan menghirup gas ini. Korban terbaru dari Inggris bernama Ally Calvert (18), meninggal setelah tiba-tiba pingsan karena menghirup gas tertawa.

Martyn Hooper, direktur Pernicious Anemia Society mengatakan pengguna gas tertawa lebih banyak daripada kokain. Selain karena gas ini populer di kalangan remaja, penjualannya pun masih bebas dan tidak terbatas.

"Padahal kita tahu kekurangan vitamin B12 bisa menimbulkan banyak efek samping. Selain tentu saja kebutaan dan kebotakan, kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan depresi," paparnya.

Baca juga: Dokter Cemaskan Kelangkaan Helium karena Laris untuk Mengisi Balon Gas
https://health.detik.com/read/2015/06/26/123114/2953146/763/dokter-cemaskan-kelangkaan-helium-karena-laris-untuk-mengisi-balon-gas (mrs/vit)

Berita Terkait