Pria Ini Menjadi Salah Satu Korban Wabah Penyakit Legiuner di New York

Pria Ini Menjadi Salah Satu Korban Wabah Penyakit Legiuner di New York

Kirana Aisyah - detikHealth
Selasa, 11 Agu 2015 07:12 WIB
Pria Ini Menjadi Salah Satu Korban Wabah Penyakit Legiuner di New York
Foto: ts
New York - Sejak bercerai, Carmelo Quiles selalu menghampiri rumah mantan istrinya setiap hari. Ketika suatu hari tidak ada tanda-tanda kehadiran Carmelo, keluarganya tahu ada sesuatu yang tidak beres.

Benar saja, ternyata pria 68 tahun yang juga mengidap diabetes dan emfisema ini telah tertular penyakit legiuner. Quiles meninggal 10 hari kemudian di tengah wabah terbesar penyakit legiuner sepanjang sejarah New York. Sebab, sejak tanggal 10 Juli lalu, hampir 100 orang tertular penyakit ini dan sedikitnya delapan orang telah meninggal.

Opera House Hotel yang letaknya dekat dengan rumah mantan istri Quiles merupakan salah satu dari lima bangunan di mana ditemukan bakteri penyebab penyakit leguiner ini. Peneliti juga menemukan bakteri dalam mesin menara pendingin pada hotel yang sering dilewati Quiles. Penyakit leguiner merupakan bentuk radang parah pada paru-paru akibat infeksi yang sering disebabkan bakteri legionella.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: 4 Orang Meninggal di New York City Akibat Wabah Pneumonia Langka

Keluarga mengatakan mereka tidak tahu apakah Quiles tertular penyakit itu di hotel atau tempat lain. Mereka juga mencari tahu bagaimana Quiles bisa tertular legiuner. Sebab, mereka juga khawatir apakah berisiko tertular penyakit tersebut.

"Saya sekarang juga merasa takut akan tertular," ucap Lydia Ramirez, mantan istri Quiles, dikutip dari New York Times pada Selasa (11/8/2015).

Sebagai Walikota, Bill de Blasio  mengumumkan bahwa pekan ini akan dibuat peraturan untuk mengawasi menara pendingin, terutama di Bronx sebagai bentuk upaya memerangi penyakit tersebut. Penyakit ini diyakini disebabkan karena menghirup kabut yang terkontaminasi dari sumber air sarang bakteri, seperti sistem pendingin udara, pipa indoor, air mancur dan pusaran air.

Pejabat kesehatan kota mengatakan bahwa mereka yakin telah menemukan dan mengidentifikasi sumber wabah. Tetapi, belum ditentukan menara pendingin mana yang menjadi sumber bakteri.

Baca juga: New York Diserang Wabah Radang Otak Karena Hubungan Seks Sembarangan (rdn/up)

Berita Terkait