Ya, seperti manusia-manusia karet berikut yang tubuhnya amat lentur bahkan bisa ditekuk dan dimasukkan ke dalam tempat yang sempit. Siapa saja mereka? berikut rangkumannya seperti ditulis detikHealth pada Kamis (10/9/2015)
Baca juga: Sendi Terkilir 20 Kali Seminggu, Sarah Khawatir Anaknya juga Kena
1. Leilani Franco
|
|
Dalam keseharian, tiba-tiba saja Leilani bisa berjalan dalam posisi kayang dengan cepat, atau ia menggantungkan tubuhnya di pinggir pagar sambil melekuk-lekukkan tubuhnya. Wanita yang pernah menjadi kontestan Britain's Got Talent 2012 ini sudah melatih kelenturan tubuhnya sejak usia 18 tahun.
Selama ini Leilani merasa agak sedikit sulit jika harus menekuk tubuhnya ke arah depan. Sebab, ia akan lebih lancar jika menekuk tubuhnya ke belakang. Sepanjang melakukan aksi manusia karetnya, Leilani mengaku tidak pernah mengalami cedera atau terluka.
2. Daniel Browning Smith
|
Foto: ABC News
|
Ia juga menghabiskan waktunya untuk tampil sebagai stuntman dan mematahkan kaki dan tangannya dalam film, serta sering diminta tampil dalam jeda pertandingan yang digelar NBA. Ternyata, kondisi tubuh yang sangat fleksibel disebabkan karena pria 35 tahun itu mengidap kondisi yang disebut Ehlers-Danlos Syndrome (EDS).
EDS mengakibatkan lemahnya serat kolagen yang seharusnya membantu menopang sendi, sehingga persendian penderita sering lepas dengan sendirinya. Di samping itu, sebagian besar dari mereka mempunyai elastisitas yang ekstrem pada persendian dan kulitnya karena kondisi ini.
3. Jaspreet Singh Kalra
|
Foto: barcroft
|
Dikatakan sang ibu, kemampuan Jaspreet untuk menekuk-nekuk tubuhnya mulai terlihat di usia 11 tahun. Kondisi lengan, leher, kaki, dan punggung remaja itu pun sangat tidak biasa karena amat fleksibel.
Jaspreet sendiri berniat ingin mengembangkan talenta yang ia miliki dan jika memungkinkan ia akan meniti karir dengan menjadi manusia karet. Beberapa gerakan andalan Jaspreet yaitu menaruh kepalanya di bagian atas paha belakang, memutar kepalanya ke belakang, dan memuntir tangannya.
4. Rammehar Punia
|
Foto: Mirror
|
Beberapa waktu lalu, pria berumur 35 tahun itu berhasil mencatatkan namanya di Guinness World Record sebagai orang yang berhasil mematahkan kepingan CD (compact disc) terbanyak dengan kedua bahunya.
Total ia mematahkan 60 keping CD hanya dalam waktu satu menit. Rekor sebelumnya juga dicetak oleh Rammehar di tahun 2011, dengan mematahkan 41 keping CD dalam waktu yang sama.
Ketika ditanya apa persiapannya sebelum melakukan upaya pemecahan rekor tersebut, Rammehar mengaku berlatih selama empat jam lebih dalam sehari, setiap harinya. Ini tetap ia lakukan di sela-sela pekerjaannya sebagai petani.
5. Robles
|
Foto: Ripley's Believe it or not
|
Robles mengaku kemampuannya ini dikarenakan ia terlahir dengan kondisi langka Ehlers-Danlos Syndrome (EDS). Tubuh penderita EDS tak dapat memproduksi kolagen layaknya orang normal sehingga tubuhnya menjadi mudah melar dan sangat fleksibel. Kulit mereka pun ikut lentur.
Uniknya, Robles baru menyadari potensinya ini saat berusia 18 tahun. Sejak saat itu, ia memilih berkarir sebagai penampil jalanan di negaranya, Puerto Rico. Kendati demikian, di sisi lain pria berusia 25 tahun itu rentan sekali mengalami cedera dan kerusakan kulit hanya karena paparan sinar matahari.
Halaman 2 dari 6











































