"MDG's mau berakhir dan untuk itu dibuat penggantinya. Dalam SDG's kita tidak lagi hanya melihat sektor kesehatan, ekonomi, atau sosial tapi dimensional. Artinya untuk melakukan pembangunan, sistem ekonomi berada di dalam sistem sosial yang juga tidak bisa lepas dari lingkungan. Sehingga hubungannya adalah dimensional," terang Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan Kemitraan & Sustainable Development Goal, Diah Saminarsih.
Dijelaskan Diah, SDG merupakan pembangunan berkelanjutan dari apa yang sudah dibangun pada MDG's. Sebelumnya, MDG's memiliki 8 gol dan kini menjadi 17 gol di SDG's dengan 169 target. Setelah dokumen SDG's disahkan United Nation General Assembly di New York pada 22-27 September mendatang, maka implementasi akan dilakukan di level nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang mempermudah, kesesuaian implementasi nawacita dengan SDG. Dengan menginduk pada SDG, implementasi di tingkat nasional secara tidak langsung juga sudah sama-sama melakukan nawacita. Untuk implementasi nasional perlu data, bagimana strategi yang dilakukan, serta bagaimana berjejaring untuk mengimplementasi SDG," imbuh Diah di Kantor Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (17/9/2015).
Dulunya, aspek fundamental MDG's yaitu people, planet, dan profit. Tapi di SDG's ada 5 aspek fundamental yaitu people, planet, prosperity, peace, dan partnership. Menurut Yanuar Nugroho selaku Deputi II Kantor Staf Kepresidenan, untuk pengimplementasian SDG's di Indonesia, jangan sampai anggap gol SDG's sebagai hal eksternal dari program kerja pemerintah.
"Misalnya saja dengan program ketahanan pangan sudah sesuai dengan gol untuk mengatasi kelaparan. Contoh lain, angka target penurunan AKI dan AKB berbeda nanti akan terjadi perbedaan di rencana pembangunan dan rencana anggaran. Implementasi di level nasional ada kendaraan besarĀ yaitu nawacita yang mengandung esensi SDG di dalamnya," tutur Yanuar.
17 gol SDG's yaitu End poverty; End hunger; Ensure health and wellbeing; Quality education; Gender equality; Drinking water and sanitation; Sustainable energy; Decent work and economic growth; Innovation and infrastructure; Reduxe inequality; Sustainable cities; Sustainable consumption production; Combat climate change; Save the oceans, seas, marine world; Save the forests and biodiversity; Peace and justice; dan Build partnership
Baca juga: Target Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Jadi PR Pemerintah Mendatang
(rdn/ajg)











































