Dijelaskan oleh dr Djoko Maryono, DsPD, DsPJ, FIHA, FACC, dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) anak yang hanya radang tenggorokan biasa saja bisa tiba-tiba meninggal terkena serangan jantung. Kejadian ini pernah terjadi beberapa kali dan sering membuat orang-orang bingung.
Kondisi tersebut dijelaskan oleh dr Djoko disebabkan infeksi bakteri beta streptococcus hemolyticus pada amandel yang tak diobati dengan baik. Karena keluhannya hanya radang tenggorokan, orang tua zaman dahulu terutama terkadang hanya memberi obat-obat alternatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"kuman itu mengandung toksin istemewa yang bisa merusak otot-otot jantung," kata dr Djoko pada media gathering kampanye 'Kebiasaan Baru Turunkan Kolesterol' di The Energy Building, Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Jumat (18/9/2015).
Karena perkembangan antibiotik saat ini sekarang kejadian serangan jantung akibat bakteri ini sudah langka. Namun tetap diingatkan oleh dr Djoko bahwa untuk tidak menganggap sepele radang tenggorokan, apalagi bila terjadi berulang.
"Jadi radang tenggorokan pada anak-anak yang berulang kali itu harus diobati dengan antibiotika yang baik," ujar dr Djoko.
"Kalau kebetulan yang menginfeksi itu beta streptococcus hemolyticus dia bisa merusak katup jantung, otot jantung, bahkan bisa merusak ginjal," pungkasnya.
Baca juga: 7 Langkah Membangun Jantung Sehat pada Anak
(fds/vit)










































