Haru! Demi Biaya Berobat Ayah, Remaja di China Rela Berpura-pura Jadi Sapi

Haru! Demi Biaya Berobat Ayah, Remaja di China Rela Berpura-pura Jadi Sapi

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 09 Okt 2015 14:31 WIB
Haru! Demi Biaya Berobat Ayah, Remaja di China Rela Berpura-pura Jadi Sapi
Foto: Shanghaiist
Anhui - Sejak tiga tahun terakhir, remaja putri 15 tahun bernama Hao Dongdong ini menggunakan topeng kepala sapi di pinggir jalan. Ia bahkan bersedia berperan seperti sapi yang bisa ditunggangi. Hal itu dilakukan Dongdong demi mengumpulkan dana untuk biaya pengobatan sang ayah.

Saat bekerja sebagai petani dan belum pindah ke kota, ayah Dongdong, Hao Xinli sudah mengalami cedera punggung. Di tahun 2000, cedera bertambah parah setelah ia dipukuli petugas salah satu toko di kota Hefei. Kala itu, Xinli dan sang istri pergi ke sebuah toko untuk mendapatkan promosi. Namun, entah bagaimana Xinli terlibat perseteruan dengan pemilik toko hingga ia dipukuli.

Sejak saat itulah Xinli mengalami kelumpuhan di tubuh bagian atas. Pihak toko pun tak memberi kompensasi apa-apa atas insiden yang menimpa Xinli. Sekitar bulan Juli lalu, istri Xinli memilih meninggalkan keluarganya dan sejak saat itulah, Dongdong sebagai anak tertua yang  mengurus ayah serta kedua adiknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ayah saya butuh biaya pengobatan yang cukup besar, sekitar Rp 10 juta per bulan. Saya juga harus membiayai adik-adik sekolah. Saya bersedia berpura-pura menjadi seekor sapi dan membiarkan orang naik ke punggung saya dengan bayaran Rp 10 ribu," kata Dongdong kepada Shanghaiist dan dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (9/10/2015).

Baca juga: Cari Donor Ginjal untuk Putrinya, Ibu Ini Tulis Pesan di Mobil

Kini, dalam sehari, Dongdong bisa mendapat uang sekitar Rp 20-600 ribu dengan berperan menjadi sapi. Meski demikian, dalam praktiknya, tak jarang pula Dongdong dihina dan diusir, terutama oleh pemilik toko yang merasa terganggu dengan kehadirannya. Tapi, banyak pula orang yang bersimpati pada Dongdong dan memberi bantuan uang cukup besar.

Awalnya, Dongdong hanya mengemis di pinggir jalan. Namun, berkat saran tetangga, ia akhirnya memilih cara yang lebih baik lagi yakni dengan berpura-pura menjadi sapi. Kadang, agar tidak dianggap menipu, Dongdong turut mengajak sang ayah yang didudukkan di kursi roda.

Dongdong tak memungkiri jika apa yang ia lakukan juga terinspirasi dari seorang ayah di China yang menggunakan topeng kepala kuda untuk mengumpulkan dana pengobatan bagi anaknya yang terkena leukemia. Menurut Dongdong, mengenakan topeng kepala sapi atau kuda semata hanya untuk menarik perhatian orang lain.

"Jika dengan cara ini saya bisa membantu biaya pengobatan ayah saya, saya tidak peduli apa kata orang. Saya berharap masih banyak orang lain yang memiliki belas kasih dan bersedia membantu keluarga kami," ucap Dongdong.

Baca juga: Jual Cincin Rp 114 Juta untuk Biaya Berobat Anak, Ina Malah Kena Tipu


(rdn/up)

Berita Terkait