Saat kejadian, pria tersebut diduga sedang mabuk dan kandung kemihnya dalam keadaan terisi penuh urine akibat efek alkohol. Urolog dr Bradley Gill dari Cleveland Clinic mengatakan kedua hal itu mungkin berpengaruh dalam faktor mengapa kandung kemih bisa sampai robek.
"Menabrak air dengan kandung kemih yang terisi penuh sama seperti melempar balon berisi air ke pinggir jalan," kata dr Gill kepada livescience dan dikutip pada Selasa (27/10/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Begini Risikonya Jika Sering Menahan Kencing Terlalu Lama
Sang pria dilarikan ke rumah sakit (RS) dengan keluhan rasa sakit parah setelah bermain di danau. Rasa sakit muncul tiba-tiba setelah dirinya melompat ke air dan dokter menemukan perut pria itu terasa lembek dan bengkak setelah diperiksa.
Pemindaian CT menunjukkan bahwa sumber rasa sakit tersebut adalah karena kandung kemih sang pria sobek pada bagian atas. Dokter memasukkan selang kateter untuk membantu mengeluarkan urine yang telah bercampur dengan darah.
dr Gill mengatakan normalnya ketika kandung kemih penuh ia bisa menampung 300 sampai 600 mililiter urine. Namun saat penuh itu kandung kemih juga menjadi sangat rentan terhadap tekanan dari luar tubuh.
"Bayangkan anda memegang balon air di antara tangan anda lalu meremasnya. Bagian balon yang keluar dari tangan Anda pada akhirnya akan menyerah dan pecah," ucap dr Gill.
Dilaporkan dalam jurnal Visual Diagnosis of Emergency Medicine, sang pria saat ini baik-baik saja. Sobekan sudah ditutup dan urine yang keluar bukan masalah karena akan dibawa lagi oleh tubuh dan disaring ke ginjal untuk kembali ke kandung kemih.
Baca juga: Bebas dari Sakit Kandung Kemih Karena Peduli 10 Hal Ini (fds/vit)











































