Namun ketika dibiarkan, Gumreet melihat benjolan di kakinya itu makin lama makin membesar, tumbuh dengan sendirinya. Pada akhirnya ia bahkan tak lagi bisa berjalan dan terpaksa harus meninggalkan sekolahnya.
Keluarga sudah membawanya menemui beberapa dokter di kampung halamannya, Jalandhar, Punjab, India, namun Gumreet tak pernah memperoleh penanganan yang tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja yang diidap Gumreet merupakan tipe yang langka. Anak-anak atau remaja rentan mengalami kanker semacam ini karena hormon pertumbuhan mereka ikut membantu perkembangan tumor dengan baik.
Baca juga: Dikira Berotot, Ternyata Ada Tumor di Kaki Kiri Binaragawan Ini
Tapi malang bagi Gumreet, tak ada dokter yang berkenan mengoperasi benjolan di kakinya itu. Ini semata karena operasi yang harus dilakukan untuk menyelamatkan pemuda berusia 26 tahun itu sangatlah berisiko.
"(Sebab) tumornya sangat besar, dan bersarang di antara tulang panggul dan pahanya. Ini juga sebuah keajaiban karena ia masih bertahan hidup meski 8 tahun mengidap kanker ganas," ungkap Dr Duratosh Pandey, konsultan bedah onkologi senior dari Max Hospital.
Namun karena kaki Gumreet membengkak hingga ia tak bisa berjalan dan kulit kakinya pecah di sana-sini, tim dokter akhirnya tergerak untuk melakukan tindakan bedah.
Operasi itu dilangsungkan di rumah sakit yang sama pada tanggal 21 Oktober lalu. Namun karena sudah terlambat, mereka terpaksa mengamputasi kaki kanan berikut tulang paha Gumreet.
![]() |
Beruntung operasi yang berjalan selama empat jam itu berakhir bahagia. Dr Pandey dan timnya begitu terkejut melihat besarnya tumor yang berhasil diangkat dari kaki Gumreet Ketika ditimbang, berat tumor itu mencapai 55 kg atau 1,5 lebih besar daripada berat badan Gumreet sendiri.
"Kaki kanan saya sudah tiada sekarang dan kami tak tahu apakah kankernya sudah menyebar atau belum, tetapi beban di kaki saya sudah hilang, dan saya lega," tutur Gumreet seperti dikutip dari Mirror, Senin (2/11/2015).
Kendati belum bisa berdiri sendiri, Gumreet berharap suatu saat nanti ia bisa berjalan lagi dengan bantuan kaki prostetik. Tim dokter belum dapat memastikan apakah kanker di kaki Gumreet sudah menyebar atau belum. Untuk itu ia masih harus menjalani serangkaian sesi radioterapi dan kemoterapi.
Baca juga: Puluhan Tahun Mengidap Kaki Gajah, Nenek Komariah Butuh Uluran Tangan
(lll/up)












































