Ini Untungnya Punya Pasangan: Bisa Lebih Cepat Sembuh dari Sakit

Ini Untungnya Punya Pasangan: Bisa Lebih Cepat Sembuh dari Sakit

Sharon Natalia - detikHealth
Kamis, 05 Nov 2015 16:05 WIB
Ini Untungnya Punya Pasangan: Bisa Lebih Cepat Sembuh dari Sakit
Foto: thinkstock
Jakarta - Memiliki sosok yang selalu mendukung dalam keadaan apapun tentu sangat menyenangkan. Apalagi ketika seseorang didiagnosis mengidap suatu penyakit hingga harus menjalani serangkaian perawatan.

Tapi, apakah benar jika memiliki sosok yang spesial dalam hidup dapat membantu pulih dari penyakit lebih cepat? Baru-baru ini, para peneliti telah menemukan bahwa membutuhkan waktu lebih untuk seorang ahli bedah dan perawat yang terampil untuk membantu pasien pulih sepenuhya dari operasi jantung.

Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan di dalam Journal of American Medical Association, para peneliti menemukan bahwa pasien yang sudah menikah lebih cepat sembuh dibandingkan pasien yang belum menikah atau yang bercerai, demikian dikutip dari ABC News, Kamis (5/11/2015),

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para peneliti dari University of Pennsylvania melakukan penelitian kepada 1.576 orang dewasa di atas usia 50 tahun yang pernah atau telah menjalani operasi jantung. Mereka meneliti bagaimana keadaan pasien pasca-operasi dan bertanya apakah mereka sudah menikah, lajang, atau bercerai.

Baca juga: Waspada, Gejala Serangan Jantung Tak Melulu di Nyeri di Dada Kiri

Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa pasien yang sudah menikah menunjukkan proses pemulihan yang signifikan dibanding pasien yang tidak menikah. Dalam laporannya, peneliti juga menyebutkan orang-orang yang belum menikah memiliki risiko 40 persen lebih besar untuk meninggal. Selain itu, risiko mengalami kecacatan dua tahun setelah perawatan juga meningkat.

"Selalu ada perasaan bahwa orang yang memiliki seseorang yang mendukung mereka cenderung ingin melakukan yang terbaik untuk orang tersebut. Kebanyakan ahli bedah jantung akan setuju bahwa stres emosional akan mempersulit operasi," tutur dr Ashish Shah, kepala transplantasi jantung di Vanderbilt University Medical Center.

Shah mengungkapkan ahli bedah mempunyai 'mantra' yang selalu ditanamkan sebelum melakukan operasi, yaitu 'potong dengan baik, eratkan lagi dengan baik, lakukanlah yang terbaik'. Tetapi, sekarang mereka lebih mencoba mencari tahu apa yang terjadi pada pasien di rumah atau di lingkungan.

"Kebanyakan ahli bedah jantung yang berpengalaman akan bertanya siapa yang tinggal bersama dengan pasien dan bagaimana keadaan mereka," kata Shah. Shah menuturkan hubungan antara pasien yang menjalani operasi dan menikah akan mengalami pemulihan lebih cepat karena terkait dukungan yang didapat pasien.

"Jika Anda memiliki sosok yang mendukung, yang selalu ada untuk membantu Anda, saya rasa Anda akan melakukan segalanya untuk membuat mereka bahagia dan hidup lebih lama bersama," ungkap Shah.

Baca juga: Penting! Upaya Pencegahan Penyakit Jantung Bisa Dimulai Sejak TK


(rdn/vit)

Berita Terkait