Ebola Muncul Kembali, Bocah Laki-laki di Liberia Jadi Korban Pertama

Ebola Muncul Kembali, Bocah Laki-laki di Liberia Jadi Korban Pertama

Firdaus Anwar - detikHealth
Kamis, 26 Nov 2015 11:45 WIB
Ebola Muncul Kembali, Bocah Laki-laki di Liberia Jadi Korban Pertama
Foto: thinkstock
Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan Liberia Dr Francis Kateh mengatakan seorang bocah 15 tahun bernama Nathan Gbotoe yang terdiagnosa positif Ebola telah meninggal pada Senin malam (23/11/2015). Hal ini menjadikan Nathan korban pertama dari penyakit setelah berbulan-bulan tak ada lagi kasus baru.

Tak diketahui pasti dari mana sumber virus yang menginfeksi Nathan berasal dan sejauh ini pihak berwenang masih terus menyelidikinya. Satu hal yang pasti adalah selain Nathan, ibu dan ayahnya yang masih dirawat juga didiagnosa terinfeksi virus.

Baca juga: WHO Nyatakan Sierra Leone Sudah Bebas dari Ebola

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Reuters pada Kamis (26/11/2015), pemerintah Liberia telah meminta bantuan dua orang ahli dari Centers for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat, untuk menangani kasus.

Sebanyak 153 orang yang melakukan kontak dengan Nathan kini dalam karantina untuk mencegah adanya penularan lebih jauh. Kateh mengatakan di antara yang dikarantina 25 orang berasal dari kalangan petugas kesehatan dan 10 di antaranya masuk kategori berisiko tinggi tertular.

"Kami mengonfirmasi ada tiga kasus baru dan melakukan karantina pada 153 orang. Mereka yang dikarantina mendapat label sesuai potensi risiko penularan yakni tinggi, sedang dan rendah," tutur Dr Francis Kateh.

Liberia sendiri sudah dua kali dinyatakan bebas Ebola oleh WHO namun kasus baru tetap bermunculan. Di sisi lain, Sierra Leone dan Guinea, negara tetangga yang juga sempat terdampak Ebola, sudah dinyatakan bebas Ebola dan tak mengalami kasus baru.

Baca juga: Ebola Kembali Serang Liberia, 153 Orang Dikarantina

Tak diketahui pasti dari mana sumber virus yang menginfeksi Nathan berasal dan sejauh ini pihak berwenang masih terus menyelidikinya. Satu hal yang pasti adalah selain Nathan, ibu dan ayahnya yang masih dirawat juga didiagnosa terinfeksi virus. (fds/vit)

Berita Terkait