Ciri-ciri Orang yang Mengalami Dehidrasi Berat

Ciri-ciri Orang yang Mengalami Dehidrasi Berat

Nurvita Indarini - detikHealth
Jumat, 27 Nov 2015 17:02 WIB
Ciri-ciri Orang yang Mengalami Dehidrasi Berat
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kurangnya cairan di tubuh membuat kinerja organ tubuh terkendala. Dalam kasus yang parah, dehidrasi berat juga bisa membuat pasokan oksigen ke otak terganggu. Bila tidak segera ditangani, sel-sel otak bisa mengalami kerusakan dan kematian.

Dr dr Ermita I. Ilyas, MS, AIFO dari Departemen Fisiologi Kedokteran FK UI menjelaskan seseorang yang mengalami dehidrasi berat umumnya badannya kering, sudah tidak ada lagi keringat yang keluar. Turgor kulit atau kelenturan kulit juga bisa menjadi petunjuk apakah seseorang mengalami dehidrasi berat.

"Kalau otot ditekan, nggak kembali, bisa jadi itu dehidrasi. Lihat juga kulitnya kering nggak. Lalu urine, biasanya sudah tidak lagi keluar urine. Bisa saja kejang, bisa hilang kesadaran. Mengigau bisa saja terjadi. Langsung koma pun juga bisa," papar dr Ermita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Panduan Konsumsi Cairan Agar Tak Overhidrasi Setelah Berolahraga

Itu makanya untuk para pelari marathon atau half marathon, umumnya disediakan titik-titik yang menyediakan air minum. Ini harus terpenuhi untuk mengindari terjadi dehidrasi. Apalagi ditambah cuaca yang terik, kemungkinan dehidrasi lebih besar terjadi.

Menurut dr Ermita, mulai jarak 2,5 km hingga 5 km di event lari sudah disediakan air minum. Pada saat pelari melewati titik ini, harus minum. Berapa banyak? Menurut dr Ermita cukup setengah gelas. Jangan terlalu banyak karena bisa menyebabkan overhidrasi.

"Baik dehidrasi atau overhidrasi sama-sama bahaya, dan juga sama-sama bisa ganggu otak," lanjut dr Ermita.

Patut diperhatikan konsumsi cairan selama olahraga, di mana jika olahraga selama kurang dari 1 jam, dianjurkan minum 100-250 ml air tiap 15-20 menit. "Kalau tubuhnya besar dan larinya lebih lama, jumlahnya bisa digeser ke kanan, lebih dari 250 ml. Kalau badannya kecil dan larinya sebentar, jumlahnya bisa kurang dari 100 ml," saran dr Ermita.

Ketika olahraga dilakukan dengan durasi lebih dari 1 jam, diperbolehkan mengonsumsi minuman olahraga. Sedangkan untuk konsumsi air putih, tidak boleh sampai 1 liter per jam. Nah, sesudah olahraga dianjurkan minum 600-700 cc air secara bertahap, apalagi bila terdapat penurunan bobot 0,5 kg.

Baca juga: Pada Kondisi-Kondisi Ini, Kebutuhan Cairan Tubuh Kerap Diabaikan

(vit/up)

Berita Terkait