Siapa tak kenal Tinder? Baru-baru ini Tinder bekerjasama dengan National Health Service Blood and Transplant, UK untuk membantu mempermudah seseorang mencari organ donor semudah mencari teman kencan.
Dengan kampanye ini, penggunanya akan diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri mereka sebagai pendukung donasi organ. Dan bila sesama pendukung donasi organ memutuskan untuk berkencan, maka Tinder akan mengirim pesan khusus yang berbunyi 'Andaikan saja mereka yang membutuhkan organ transplantasi bisa menemukan donor yang cocok semudah ini'.
Selepas itu, Tinder akan mengarahkan mereka ke situs NHS, siapa tahu mereka berkenan menjadi donor organ betulan.
Baca juga: Aplikasi Kencan Online Dituding Tingkatkan Penyebaran HIV pada Remaja
Tetapi rupanya peran Tinder bukan hanya sebatas pada peningkatan kesadaran. Aplikasi ini ternyata memang benar-benar bisa memperbesar peluang bertemunya seorang donor organ dengan resipiennya.
Hal ini dikatakan Sally Johnson, direktur bidang Donasi dan Transplantasi Organ, NHS. Menurutnya, ini karena seseorang yang merelakan dirinya untuk menjadi donor organ berpotensi menyelamatkan nyawa 9 orang.
"Sejauh ini hanya sepertiga dari populasi Inggris yang mendaftarkan diri mereka di NHS. Jutaan lainnya menunjukkan dukungan tetapi belum benar-benar mengambil langkah terakhir, yaitu mendaftar," jelas Johnson seperti dikutip dari ABC News, Senin (21/12/2015).
Johnson berharap dengan bantuan Tinder, upaya ini akan mendorong lebih banyak orang untuk melakukannya.
Sejumlah selebriti Inggris, termasuk peraih medali emas olimpiade Jade Jones juga ambil bagian dalam kampanye ini, dan memasang profil sebagai pendukung donasi organ di Tinder.
Urgensi untuk melakukan donasi organ tak lagi dapat disepelekan. Dari data yang dimiliki NHS, ada sekitar 7.000-an orang yang sedang menunggu organ untuk transplantasi. Sedangkan 6.000 lainnya meninggal dunia ketika masuk daftar tunggu.
Baca juga: Situs Kencan Ini Hanya untuk Muda-mudi yang Berpenyakit kelamin
Beberapa pengembang aplikasi kencan lain juga sudah ada yang memasang peringatan HIV agar bisa dilihat oleh pengguna. Satu aplikasi bernama Grindr bahkan kini mendorong penggunanya untuk melakukan tes HIV dengan menunjukkan tempat tes terdekat. (lll/vit)











































