Selasa, 22 Des 2015 11:45 WIB

Kasus Bakteri yang Kebal Antibiotik Juga Muncul di Inggris

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Collistin adalah antibiotik yang ditemukan pada tahun 1947 dan jarang digunakan karena punya efek racun yang kuat terhadap ginjal serta sistem saraf. Oleh karena itu ia selalu menjadi pilihan terakhir dokter untuk melawan infeksi.

Akibat jarang digunakan maka bakteri-bakteri yang ada juga jadi tak sempat bermutasi membentuk kekebalan terhadap collistin. Setiap pemberian dosis meski punya efek samping yang kuat tapi manjur untuk membunuh bakteri yang telah kebal terhadap antibiotik lainnya.

Nah kini keampuhan collistin yang dianggap sebagai garis pertahanan terakhir melawan infeksi ini sepertinya juga akan segera pudar. Sebab pada bulan lalu ilmuwan dari Tiongkok menemukan adanya mutasi pada bakteri Escherichia coli (E. coli) yang mampu melawan collistin.

Baca juga: Seram! Begini Kondisi Dunia Bila Semua Bakteri Kebal Obat

Dilaporkan dalam jurnal The Lancet, mutasi tersebut mudah menyebar ke bakteri lain dan dikhawatirkan sebagai awal dari era kiamat antibiotik bila tak dihadapi.

Berkaitan dengan hal tersebut mutasi yang sama kini juga ditemukan di benua Eropa tepatnya di Inggris. Lebih cepat dari perkiraan para dokter Inggris yang memandang mereka setidaknya memiliki waktu tiga tahun sebelum kekebalan terhadap colistin akan menyebar dari Tiongkok ke Inggris.

Dikutip dari BBC pada Selasa (22/12/2015), Badan Kesehatan Masyarakat Inggris yang sepanjang tahun 2012-2015 telah memeriksa 24 ribu sampel bakteri menemukan 5 di antaranya memiliki kekebalan terhadap collistin. Bakteri-bakteri tersebut diketahui berjenis Salmonella dan E. Coli.

Baca juga: Menyiasati Resistensi Antibiotik dengan 'Menipu' Kuman (fds/vit)