Ironis, Anak-anak Kaya di Amerika Serikat Malah Tidak Mendapat Vaksinasi

Ironis, Anak-anak Kaya di Amerika Serikat Malah Tidak Mendapat Vaksinasi

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Kamis, 31 Des 2015 16:15 WIB
Ironis, Anak-anak Kaya di Amerika Serikat Malah Tidak Mendapat Vaksinasi
Foto: thinkstock
San Francisco - Negara bagian California merupakan salah satu negara bagian terkaya di Amerika Serikat. Ironisnya, studi mengatakan anak-anak TK di sana malah tidak mendapat vaksinasi.

Tony Yang, profesor kebijakan kesehatan dari George Mason University melakukan penelitian kepada lebih dari 6.200 taman kanak-kanak dan preschool di California. Ditemukan bahwa anak-anak dari keluarga orang kulit putih, cukup berada dan bersekolah di sekolah swasta tidak mendapat vaksinasi.

Baca juga: Masih Sedikit yang Divaksin, Anak-anak di Australia Kena Wabah Cacar Air

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian menyebut persentase orang tua yang menolak memberikan vaksinasi pada anaknya meningkat, dari sebelumnya 1,54 persen pada tahun 2007 menjadi 3,06 persen pada tahun 2013. Jika ditotal, kurang lebih ada 17.000 dari hampir 500.000 anak di California yang tidak di vaksinasi.

Prof Yang juga mengatakan anak yang tidak divaksinasi adalah mereka yang berasal dari daerah Orange Country dan Santa Barbara, daerah elit di kawasan California.

"Jika Anda tinggal di komunitas orang kulit putih yang kaya, di mana mereka tidak memvaksinasi anaknya, tentunya akan berbahaya bagi tumbuh kembang anak Anda," ungkap Prof Yang, dikutip dari CNN, Rabu (31/12/2015).

Laporan dari Public Health Reports pada tahun 2011 mengatakan takut terserang autisme dan efek samping vaksin membuat orang tua tidak mau memvaksinasi anaknya. Padahal ini tidak benar. Studi yang mengatakannya sudah dicabut dan ada lebih dari 20.000 penulisan karya ilmiah yang mengatakan vaksinasi aman bagi anak-anak.

Alasan lain tidak memvaksinasi anak adalah meningkatnya minat dan informasi terkait 'kesehatan alamiah' atau nature health. Orang tua lebih senang mengatur diet atau pola makan anak untuk mencegah penyakit daripada memvaksinasi mereka.

Baca juga: Cara-cara Mengurangi Stres Pada Anak yang Akan Disuntik Vaksin

Padahal tidak semua penyakit bisa dicegah hanya dengan pola makan dan gaya hidup sehat. Penyakit-penyakit lain seperti polio, difteri, encok hingga leprosis yang sempat hilang kini kembali muncul dan mengancam jiwa anak-anak Anda.

"Vaksin merasakan efek negatif dari kesuksesannya sendiri. Mereka yang tidak pernah melihat wabah penyakit seperti polio dan difteri akhirnya merasa kebal dan tidak memvaksinasi anaknya," pungkas Prof Yang.

(mrs/up)

Berita Terkait