Studi Temukan Diet Bisa Tingkatkan Performa Otak

Studi Temukan Diet Bisa Tingkatkan Performa Otak

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumat, 08 Jan 2016 12:10 WIB
Studi Temukan Diet Bisa Tingkatkan Performa Otak
Foto: Thinkstock
Jakarta - Orang tua dengan masalah obesitas dan kerusakan kognitif yang ringan disebut peneliti dapat memiliki performa yang lebih baik dalam tes berpikir setelah mereka diet atau melakukan pengaturan pola makan.

Riset dilakukan pada 80 orang obesitas berusia di atas 60 tahun dan dari situ terlihat mereka yang sukses menurunkan beratnya lewat pembatasan konsumsi kalori ada peningkatan kemampuan berpikir, memori verbal, dan bahasa. Peningkatan tersebut disebut dalam laporan yang dipublikasi di Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism bahkan terlihat lebih jelas pada mereka yang lebih muda.

"Peningkatakan jumlah lemak sudah lama dikaitkan dengan berkurangnya volume di beberapa bagian otak," kata pemimpin studi dr Nidia Celeste Horie dari University of Sao Paulo School of Medicine, Brazil, seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (8/1/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Si Kecil Terlalu Gemuk atau Kurus? Ini yang Mesti Dilakukan Ayah dan Bunda

"Hasil ini harus direproduksi dulu pada kondisi lainnya sebelum bisa dibuat jadi rekomendasi standar. Untuk sekarang orang dengan obesitas secara umum harus mencoba menguruskan badan pada usia semuda mungkin untuk menjaga kesehatan, terutamanya otak," lanjut dr Horie.

Agnes Floel dari Charite-Universitaetsmedizin, Jerman, mengomentari studi dan menyebut hal ini bisa terjadi mungkin lebih karena pembatasan kalori bukan penurunan beratnya. Dalam studi rata-rata body mass indeks (BMI) partisipan berkurang 1.7 yang menurut Floel sebetulnya cukup sedikit.

"Saya kira yang jelas dari studi ini adalah restriksi kalori sepertinya mengaktifkan proses yang baik untuk otak," kata Floel.

Kerusakan kognitif ringan sendiri adalah kondisi yang menyebabkan penurunan kemampuan memori dan berpikir. Awalnya mungkin tak tampak tapi lama-lama bisa semakin parah. Menurut Alzheimer's Association hal ini meningkatkan risiko Alzheimer atau bentuk lainnya dari demensia.

Baca juga: Tips untuk Bantu Dapatkan Tubuh Langsing Bagi yang Sibuk Kerja (fds/vit)

Berita Terkait