Tubuh Tetap Butuh Kolesterol, Tapi Jangan Mengonsumsinya Berlebihan

Tubuh Tetap Butuh Kolesterol, Tapi Jangan Mengonsumsinya Berlebihan

Martha Heriniazwi Dianthi - detikHealth
Minggu, 24 Jan 2016 16:03 WIB
Tubuh Tetap Butuh Kolesterol, Tapi Jangan Mengonsumsinya Berlebihan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kolesterol kerap diidentikkan dengan kegemukan dan penyakit. Meski demikian tubuh masih perlu kolesterol. Tapi jangan berlebihan.

Rata-rata manusia membutuhkan 1.100 miligram kolesterol per hari. Pada kebanyakan orang, liver biasanya memproduksi sekitar 70-75 persen kolesterol dalam darah, sedangkan sisanya dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Jonathan Isaacsohn, MD yang menulis di Yale University School of Medicine Heart Book menyebut kolesterol merupakan bahan baku pembuatan hormon-hormon, antara lain hormon seks. Kolesterol juga membantu hati menghasilkan asam empedu yang penting untuk pencernaan lemak. Selain itu, kolesterol merupakan komponen utama dari membran dan struktur sel yag bermanfaat bagi jaringan tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita butuh kolesterol. Hanya saja jangan berlebihan juga," kata Profesor Hardinsyah, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, saat ditemui di sela-sela acara Karnaval Ayo Melek Gizi 2016, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/1/2016).

Saat ini, mungkin masih banyak yang belum mengetahui bahwa kolesterol memiliki manfaat baik untuk jaringan saraf, hati, bahkan memiliki peran membentuk hormon seksual. Sedangkan untuk anak-anak, kolesterol membantu perkembangan otak anak.

Baca juga: Kolesterol Baik dan Kolesterol Jahat, Bagaimana Bedanya?

Agar kebutuhan kolesterol tetap tercukupi, salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi telur.  "Memang telur ada kolesterolnya. Jadi untuk anak-anak, jangan dilarang mengonsumsi telur kecuali si anak bisulan atau alergi," katanya.

Selain telur, otak sapi merupakan makanan yang memiliki kolestrol tinggi. "Cuma harus hati-hati untuk orang dewasa karena makan 50 gram otak sapi, asupan kolesterolnya jadi bisa 2 kali lipat yang dibutuhkan di tubuh. Kalau mau makan, ya cukup sebulan sekali anggap saja sebagai aksesoris kehidupan," kata Prof Hardinsyah.

Baca juga: Kolesterol Tinggi dan Performa di Ranjang Ada Hubungannya Lho

Kolesterol merupakan metabolit yang mengandung lemak sterol dan ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Kolesterol adalah jenis khusus lipid yang disebut steroid.

Meskipun dianggap berbahaya, kolesterol dapat bermanfaat untuk tubuh Anda. Caranya cukup dengan mengatur pola makan dengan seimbang dan secukupnya. (vit/vit)

Berita Terkait