Rabu, 27 Jan 2016 18:03 WIB

Bukan Cuma untuk Sistem Cerna, Diet Kaya Serat Juga Sehatkan Paru-paru

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Konsumsi makanan yang kaya akan sayur dan buah-buahan selama ini lebih identik dengan kesehatan organ sistem pencernaan. Padahal sebenarnya diet ini juga turut menjaga kesehatan paru-paru dan mencegah munculnya penyakit di organ tersebut lho.

Dalam penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Annals of The American Thoracic Society, diet kaya serat tidak hanya melindungi tubuh dari risiko diabetes dan penyakit jantung, tapi juga mengurangi risiko penyakit paru-paru.

Data ini didapat pada peneliti dari analisis National Health dan Nutrition Examination Survey beberapa waktu lalu. Dalam dua pemeriksaan pernapasan, mereka dengan asupan serat yang tinggi memiliki kesehatan paru-paru yang lebih baik. Lebih tepatnya, mereka memiliki kapasitas paru-paru yang lebih besar dan mampu menghirup lebih banyak udara dalam satu detik, dibandingkan mereka yang kurang mengonsumsi serat.

"Penyakit paru-paru merupakan masalah kesehatan yang tak boleh diabaikan. Sebelumnya diketahui berhenti merokok bisa dilakukan untuk mencegah penyakit. Namun kini jelas bahwa diet kaya serat juga berperan penting," tutur pemimpin studi Corrine Hanson PhD, RD, yang juga merupakan seorang pakar nutrisi medis di University of Nebraska Medical Center, seperti dikutip dari News Max Health, Rabu (27/1/2016).

Dalam studi ini, para peneliti meninjau catatan medis dari 1.921 responden dewasa berusia 40-79 tahun. Konsumsi serat dihitung berdasarkan jumlah buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian yang dikonsumsi responden.

Menurut para peneliti, konsumsi serat mengurangi peradangan dalam tubuh, yang merupakan dasar dari beberapa penyakit paru-paru. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa serat mengubah komposisi microbiome usus, yang pada gilirannya mengurangi infeksi dan melepaskan bahan kimia pelindung paru-paru alami untuk tubuh.

Baca juga: Ingin Mudah Terlelap? Perbanyak Makan Serat dan Hindari Lemak Jenuh (ajg/vit)