Minggu, 21 Feb 2016 11:04 WIB

Latihan Yoga Bantu Wanita Ini Sembuh dari Trauma Akibat Pelecehan Seksual

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: zabieyamasaki Foto: zabieyamasaki
Jakarta - Di tahun 2007, Zabie Yamasaki (31) mengalami peristiwa yang cukup mengerikan baginya. Ia dibius kemudian diperkosa oleh orang tak dikenal. Sejak saat itu, Yamasaki merasa stres dan depresi, kemudian dia merasa 'jauh' dari tubuhnya.

Namun tak disangka, wanita yang sebelumnya juga sudah menjadi pelatih yoga ini menemukan cara yang dapat membantunya menyembuhkan trauma dan mencintai dirinya lagi yakni dengan yoga. Di tahun 2010 saat bekerja di California, Yamasaki kerap mendapat curhatan para korban pelecehan seksual.

Untuk itu, di tahun 2011 dia mulai menggelar Yamasaki's trauma-sensitive yoga program yang kini sudah dilakukan di beberapa kampus di California. Yamasaki mengatakan, ia berharap program yoganya bisa memadukan praktik holistik yang berbeda untuk memberi kesempatan bagi para korban pelecehan seksual mengekspresikan apa yang dirasa, tanpa ada tekanan dan tidak harus dalam bentuk kata-kata.

"Sebab, seringkali korban tidak bisa mengungkapkan ketidaknyamanan yang mereka rasakan dalam bentuk cerita tetapi dia merasakan sensasi fisik di tubuhnya. Saya sendiri saat berlatih yoga akhirnya merasakan bahwa saya bisa kembali mengenal diri saya dan mencintai diri saya setelah mengalami kejadian itu," kata Yamasaki kepada NBC News.

Baca jugaTrauma Kompleks: Sisi Kelam Pekerja Seks Korban Trafficking

Terlebih, korban pelecehan seksual selama ini sering diminta untuk mencari bantuan kepada profesional lain, mengonsumsi obat, atau berbicara dengan orang lain. Padahal, Yamasaki berpendapat penting juga bagi si korban untuk bisa berdamai lagi dengan dirinya.

Di tiap sesi kelas yoga yang digelar Yamasaki, terdapat tema berbeda yang dibawakan, di antaranya tentang ketegasan, batas diri, kekuatan, kepercayaan, perhatian, keamanan, dan keselamatan. Yamasaki mengatakan, peserta program yoganya mengaku merasa dirinya lebih baik dan bisa lebih menerima kenyataan meski dulu mereka pernah mengalami trauma.

"Sejak mengalami peristiwa itu, saya pernah menganggap tubuh saya seperti pengkhianat dan terasa asing. Tapi, dengan yoga saya bisa merasa nyaman dengan diri saya sendiri. Saya merasa kuat serta mempesona dan kini saya bisa mengendalikan diri saya lagi," kata Yamasaki di situsnya, zabieyamasaki.com.

Kini, Yamasaki berniat memperluas program pelatihan yoganya di Los Angeles dan memperbanyak lagi kerja sama dengan universitas guna menyediakan program yoga untuk mengatasi trauma. Yamasaki juga sudah melatih ratusan guru yoga untuk menyediakan kelas yoga yang membantu menyembuhkan trauma.

Baca juga6 Gangguan Kesehatan Pada Wanita Korban Pelecehan Seksual

(rdn/up)