Penyanyi jazz Andini Aisyah Hariadi alias Andien termasuk pendukung kebijakan kantong plastik berbayar. Menurutnya, memang harus ada 'paksaan' dalam bentuk uang untuk menyadarkan betapa bahayanya sampah plastik bagi lingkungan. Tanpa itu, kesadaran masyarakat sulit diharapkan.
"Yang tidak tertulis dan tidak melibatkan uang, saya rasa kalau di sini nggak ngaruh. Memang orang takut kalau akhirnya disuruh bayar atau mengeluarkan uang lebih, pasti ada rasa keberatannya," kata Andien dalam perbincangan dengan detikHealth baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak video Andien mengomentari sampah plastik berikut ini:
Baca juga: Cegah Flu di Musim Hujan, Begini Cara Jitu Andien
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan volume sampah di Indonesia pada 2019 akan mencapai 68 juta ton. Dari angka tersebut, 14 persen atau sekitar 9,52 persen di antaranya adalah sampah plastik.
Dibandingkan dengan negara lain di seluruh dunia, Indonesia pada 2015 menempati peringkat kedua penyumbang sampah plastik di lautan yakni sebanyak 187,2 juta ton. Peringkat pertama ditempati China dengan 262,9 juta ton sampah plastik.
Baca juga: Kebiasaan-kebiasaan Sehat yang Dilakukan Andien di Pagi Hari (up/ajg)











































