Produk baru yang dipakai dengan cara dipasang di hidung tersebut dinamakan Silent Partner. Wujudnya seperti penjepit dan berfungsi untuk meredam suara ngorok. Teknologi yang digunakan adalah active noise cancelation.
Alat ini bekerja dengan memanfaatkan gelombang suara yang dihasilkan saat seseorang ngorok. Saat digunakan, Silent Partner akan memancarkan gelombang suara tandingan dengan amplitudo yang sama dengan suara dengkuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Silent Partner ini secara spesifik didesain untuk mengagalkan suara dengkuran," kata Netanel Eyal, salah satu penggagas Silent Partner, dikutip dari Livescience, Senin (14/3/2016).
Baca juga: Capek Bisa Bikin Anak Ngorok, Tapi Kalau Seperti Ini Baiknya Ortu Waspada
Diperkirakan 45 persen orang dewasa sehat pernah mendengkur sekali waktu, dan 25 persen di antaranya bahkan mendengkur secara teratur setiap tertidur. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari lemahnya otot lidah dan tenggorokan hingga kerusakan pada saluran napas.
Ngorok atau mendengkur juga sering disertai dengan sleep apnea atau henti napas saat tidur. Kondisi ini bisa mengurangi kualitas tidur sehingga harus diatasi. Tentunya tidak cukup hanya dikecilkan suaranya, penyebabnya juga harus disembuhkan.
Baca juga: Awas, Ngorok Bisa Memicu Kekambuhan Asam Urat
(up/vit)











































