Studi yang disampaikan oleh Dairy Council mengungkapkan orang tua yang lebih sedikit mengonsumsi produk susu lebih rentan mengalami masalah penuaan. Sebaliknya, orang-orang yang mengonsumsi produk susu dengan jumlah cukup setiap hari, berisiko lebih rendah mengalami sarcopenia atau penyakit menghilangnya massa otot dan juga osteoporosis.
Baca juga: Susu Sapi Jenis Apa yang Paling Tepat untuk Nutrisi Anak-anak?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kualitas protein merupakan aspek yang kurang diperhatikan dari rekomendasi protein untuk orang tua. Maka dari itu, seharusnya kualitas protein mendapatkan perhatian yang lebih besar," ucapĀ Mullen, dikutip dari Express, Selasa (12/4/2016).
Mullen melanjutkan, tidak ada makanan lain yang mampu memberi jumlah kalsium yang sama dengan produk susu. Untuk itu, peneliti merekomendasikan supaya susu dimasukkan dalam pola makan sehari-hari. Tujuannya, agar kekuatan tulang tetap terjada meski usia sudah lanjut.
"Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Kita perlu menyadari bagaimana pola makan kita dapat membantu kita saat kita menjadi tua," ujar Mullen.
Laporan ini akan menjadi bagian dari penelitian tentang susu dan penuaan sehat yang akan diterbitkan akhir tahun ini.
Baca juga: Bayi Belum Berusia 4 Bulan Sudah Diberi MPASI? Ini Kata Dokter (rdn/vit)











































