Catat! Ini Risiko Keseringan Pakai Korset Demi Pinggang Terlihat Ramping

Catat! Ini Risiko Keseringan Pakai Korset Demi Pinggang Terlihat Ramping

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 03 Jun 2016 15:16 WIB
Catat! Ini Risiko Keseringan Pakai Korset Demi Pinggang Terlihat Ramping
Foto: Thinkstock
Jakarta - Memakai korset bisa menjadi salah satu cara yang kerap diandalkan para wanita untuk membuat pinggang mereka terlihat lebih ramping. Mengacu pada keluarga Kardashian, penggunaan korset ini kerap disebut dengan waist-training corset.

Menanggapi hal ini, pelatih kebugaran di Mumbai, Kiran Krishnakumar mengatakan penggunaan korset agar pinggang tampak lebih ramping memang bisa membantu. Setidaknya, ketika seseorang ingin terlihat langsing secara instan karena beberapa alasan, misalnya ketika akan menghadiri pesta.

"Tapi, dari sudut pandang kebugaran, mencengkeram pinggang Anda dan tidak fokus pada bagaimana menjaga kebugaran tubuh Anda seluruhnya, tidak masuk akal. Belum lagi jika Anda memiliki kulit yang sensitif, penggunaan korset bisa lebih berbahaya dari yang Anda bayangkan. Ada risiko iritasi atau masalah kulit lainnya," terang Kiran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada iDiva, Kiran menambahkan ketika wanita terlalu sering menggunakan korset, bukan tak mungkin perasaan tidak nyamanlah yang justru didapat. Terkait dengan penggunaan korset untuk menekan nafsu makan, pakar kebugaran di New Delhi Reema Sarin mengatakan memang bisa saja hal itu terjadi.

Ketika pinggang dalam kondisi tercengkeram, makan terlalu banyak pastinya membuat perut terasa begah. Otomatis, jumlah makanan yang diasup semakin sedikit. Tapi, Reema menegaskan pengurangan jumlah asupan makan dengan cara seperti itu tidak tepat.

Baca juga: Ketika Pinggang Ramping Tak Seimbang dengan Ukuran Payudara yang Besar

"Bagaimanapun korset yang dipakai dalam waktu terlalu lama sama sekali tidak memiliki manfaat kesehatan," ujar dia.

Sementara, Kiran mengingatkan adanya efek psikologis yang didapat ketika wanita terlalu sering memakai korset. Saat menggunakan perangkat itu, wanita akan selalu berpikir bahwa dirinya belum mencapai proporsi tubuh yang menurutnya ideal. Sehingga, bisa timbul rasa tidak percaya diri, cemas, dan kurang puas dengan penampilan diri.

Belum lagi risiko dislokasi organ internal karena adanya paksaan tekanan dari korset. Selain itu, ada pula efek pada asam lambung atau mulas karena tekanan tersebut. Kemudian, masalah nyeri punggung dan berkurangnya fleksibilitas otot.

"Menerapkan waist-training corset tidak memiliki efek jangka panjang. Itu adalah jalan pintas untuk mengurangi lemak di mana korset bekerja sebagai vibrator yang membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memobilisasi lemak ekstra dalam bentuk urine atau kotoran tubuh lain. Tapi, latihan semacam ini tidak cocok untuk penerapan gaya hidup dan diet yang sehat," papar Shweta Tejekar, ahli gizi dari Birthing Center Thane.

Baca juga: Sering Sakit Pinggang? Mungkin Kurang Minum Penyebabnya

(rdn/vit)

Berita Terkait