Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr HM Subuh, MPPM, mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak otoritas kesehatan di Taiwan.
"Satu jam yang lalu masih dalam kondisi baik. Pasien saat sudah dirawat di rumah sakit dan menjalani proses observasi," tutur Subuh kepada detikHealth, Minggu (12/6/2016) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Subuh juga mengatakan pihak Taiwan Centers for Disease Control (CDC) sudah menghubungi Kementerian Kesehatan RI. Saat ini, kedua negara sedang melakukan pemeriksaan epidemiologi untuk mencari tahu dari mana pasien tertular virus Zika.
Baca juga: WNI di Taiwan Positif Zika, Didampingi Perwakilan RI di RS
"Ya saat ini kedua negara sudah berkomunikasi dan melakukan pemeriksaan epidemiologi. Jadi dicari tahu dari mana mendapat virusnya, bisa saja memang tertular di Taiwan atau dari Indonesia," ungkap Subuh.
Sebelumnya diberitakan, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, membenarkan ada 1 WNI yang positif terinfeksi Zika dan sedang dirawat di Taiwan. Pasien sudah dirawat di rumah sakit didampingi perwakilan RI.
"Informasi yang saya terima bahwa yang bersangkutan di rumah sakit sampai tanggal 12 Juni ini, sampai hari ini. Apakah masih (di rumah sakit) saya tanyakan lagi nanti perkembangannya," ucap Arrmanatha.
Kasus Zika yang ditemukan pada WNI itu adalah kasus pertama dari Indonesia, dan kasus ketiga untuk virus yang dibawa warga asing di Taiwan. Taiwan CDC telah memberitahukan kasus ini pada Kementerian Luar Negeri Taiwan, Pemerintah Indonesia serta Organisasi Kesehatan Dunia.
Baca juga: Seks Oral Disebut Sebagai Media Terbaru Tersebarnya Virus Zika (mrs/vit)











































