Senin, 20 Jun 2016 14:30 WIB

Perbanyak Makan Sayur dan Kurangi Konsumsi Daging Terbukti Cegah Diabetes

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Pola hidup sehat merupakan cara utama untuk mencegah terserang diabetes melitus tipe 2. Untuk melakukannya, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah menu makanan. Seperti apa?

Studi terbaru dari Amerika Serikat menyebut mengurangi konsumsi daging dan memperbanyak makan sayur dapat mengurangi risiko terserang diabetes secara signifikan. Ambika Satija, peneliti dari Harvard School of Public Health, Boston, melakukan penelitian kepada kurang lebih 200.000 partisipan selama 20 tahun.

Partisipan diminta untuk mengisi kuesioner tentang berat badan, kondisi kesehatan secara umum, pola makan dan gaya hidup setahun sekali. Ditemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi lebih banyak sayuran memiliki risiko mengidap diabetes lebih rendah.

Baca juga: 75 Persen Pasien Diabetes Gestational Tidak Periksa Lagi Setelah Melahirkan

Mengurangi makanan olahan daging dan memperbanyak makan sayur dapat mengurangi risiko hingga 20 persen. Tak hanya itu, jika makanan terdiri sayur ditambah gandum dan kacang-kacangan, risiko diabetes berkurang hingga 34 persen.

Selain itu, mengurangi porsi makan daging dan bersumber dari binatang lainnya, tanpa memperbanyak konsumsi sayur, juga bisa mengurangi risiko diabetes hingga 16 persen. Syaratnya, maksimal konsumsi daging adalah 5 kali dalam seminggu.

"Penelitian ini membuktikan mengubah pola makan saja bisa memengaruhi risiko terserang penyakit kronis. Tak usah berpikiran untuk menjadi vegan, dengan mengurangi konsumsi daging saja risiko diabetes akan turun," tutur Satija, dikutip dari Health.com.

Frank Hu, profesor bidang nutrisi dan epidemiologi, juga dari Harvard, mengatakan konsumsi daging, terutama daging merah, memang sudah saatnya dikurangi. Lebih baik, perbanyak konsumsi buah dan sayur serta kacang-kacangan yang terbukti bermanfaat mengurangi risiko penyakit.

"Daging merah dan daging olahan tak hanya meningkatkan risiko diabetes, namun juga penyakit kronis lain seperti jantung dan kanker," tuturnya.

Studi ini diterbitkan di jurnal PLoS Medicine.

Baca juga: Pasien Diabetes Boleh Kok Berpuasa, Tapi Perhatikan Hal-hal Ini

(mrs/vit)
News Feed