Senin, 20 Jun 2016 18:31 WIB

Australia Keluarkan Peringatan Bepergian ke Indonesia Terkait Zika

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi / Foto: Thinkstock
Jakarta - Ancaman virus Zika yang dapat menyebabkan kecacatan mikrosefali pada bayi baru lahir masih menjadi momok bagi dunia internasional. World Health Organization (WHO) memantau ketat perkembangannya dan setiap ada wilayah baru yang terjangkit akan jadi perhatian.

Terkait hal tersebut pemerintah Australia mengeluarkan edaran resmi yang mengimbau warganya untuk berhati-hati ke Indonesia, termasuk Bali karena virus Zika disebut sedang menyebar.

Baca juga: Seks Oral Disebut Sebagai Media Terbaru Tersebarnya Virus Zika

"Indonesia sedang mengalami transmisi sporadis virus Zika melalui gigitan nyamuk," tulis imbauan seperti dikutip dari situs resmi pemerintah pada Senin (20/6/2016).

"Mengingat kemungkinan bahwa virus Zika dapat menyebabkan malformasi berat pada bayi yang belum lahir, dengan mengambil pendekatan yang sangat hati-hati wanita hamil disarankan mendiskusikan rencana perjalanan apapun dengan dokter mereka dan mempertimbangkan untuk menunda perjalanannya ke Indonesia," lanjut tulisan himbauan.

Media setempat mengaitkan pengumuman tersebut dengan adanya laporan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjangkit virus di Taiwan. Seorang pria berusia 22 tahun yang berprofesi sebagai anak buah kapal (ABK) pencari ikan dari Blitar, Jawa Timur.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr HM Subuh, MPPM mengatakan darimana asal virus tersebut masih belum jelas. Apakah benar dari Indonesia atau didapat ketika pasien bepergian masih tengah diselidiki.

"Sekarang juga sudah dilakukan koordinasi untuk menelusuri riwayat perjalan yang bersangkutan, termasuk yang menjadi agen keberangkatan penderita ke Taiwan. Kita tunggu perkembangan lebih lanjutnya nanti," ungkap Subuh.

Baca juga: WNI di Taiwan Positif Zika, Didampingi Perwakilan RI di RS

(fds/vit)