Berbaring Setelah Bercinta Tidak Tingkatkan Peluang Hamil

Berbaring Setelah Bercinta Tidak Tingkatkan Peluang Hamil

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Senin, 11 Jul 2016 12:06 WIB
Berbaring Setelah Bercinta Tidak Tingkatkan Peluang Hamil
Foto: thinkstock
Amsterdam - Mitos yang mengatakan berbaring lama setelah bercinta dapat meningkatkan peluang kehamilan terbukti tidak benar. Studi terbaru dari Belanda membuktikan hal tersebut.

Joukje van Rijswijk dari VU University Medical Center, Amsterdam, melakukan studi kepada 479 wanita. Partisipan diminta untuk bedrest atau jalan kaki 15 menit setelah mendapatkan intrauterine insemination (IUI), prosedur terapi fertilitas di mana sel sperma diinjeksi langsung ke rahim wanita.

Hasil penelitian menyebut partisipan yang berbaring selama 15 menit setelah IUI memiliki kemungkinan hamil sebesar 32,2 persen. Sementara mereka yang langsung jalan kaki setelah IUI memiliki persentase sedikit lebih besar, 40,3 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Adakah Upaya Memperbesar Peluang Punya Anak Laki-laki ataupun Perempuan?

"Menurut hasil studi kami, tidak bergerak, berbaring atau bedrest setelah bercinta ataupun prses fertilisasi tidak meningkatkan peluang hamil. Karenanya, para wanita bisa menghapus mitos ini dari kehidupan seksual mereka," tutur Rijswijk, dikutip dari Medical Daily.

Peneliti mengatakan mitos ini muncul akibat kesalahpahaman tentang anatomi tubuh manusia. Berdasarkan gambar di buku, posisi rahim dan vagina berada pada satu garis lurus sehingga anggapan berbaring agar sperma tidak keluar dari vagina pun muncul.

"Mitos lain yakni loncat-loncat setelah bercinta dapat membuat tidak hamil muncul akibat persepsi yang sama. Padahal berdasarkan ilmu biologi, vagina dan rahim tidak lurus melainkan sedikit miring," tuturnya lagi.

Untuk meningkatkan peluang kehamilan memang ada beberapa cara yang sudah terbukti secara ilmiah. Salah satunya mengubah pola makan dan menjaga agar berat badan tidak berlebihan.

Spesialis obstetri dan ginekologi di Blessings Fertility Center, Gurgaon, India, dr Parul Katiyar, merasa positif dan menerapkan pola makan sehat bisa membantu wanita cepat hamil. Apalagi jika tidak ada kondisi medis yang menghambat peluang hamil, mengonsumsi makanan yang tepat menurut dr Parul bisa meningkatkan peluang untuk hamil.

"Mengurangi asupan karbohidrat olahan seperti yang ditemukan dalam produk susu, kentang, atau jangung bisa mengurangi peradangan alat kelamin yang berkaitan dengan kesuburan Anda. Tenang saja, Anda masih bisa mengonsumsi makanan favorit Anda tapi pilih yang rendah indeks glikemik (iG)," tutur dr Parul.

Baca juga: Hal-hal yang Bisa Dilakukan untuk Meminimalkan Risiko Bayi Lahir Prematur (mrs/up)

Berita Terkait