Menurut peneliti seharusnya mereka yang bekerja di kantor minimal ada dua jam bergerak meski sederhana seperti berdiri atau jalan kaki. Selain itu dianjurkan juga sesekali atur posisi duduk sambil melakukan peregangan.
Karena alasan tersebut peran kantor dalam mempromosikan gaya hidup aktif ini tentunya cukup besar. Lalu kira-kira hal apa saja bisa dilakukan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andrew May dari perusahaan KPMG Australia misalnya mendorong kegiatan yang disebut 'disguised fitness'. Pada intinya aktivitas bekerja dilakukan seperti biasa hanya saja karyawan didorong agar lebih banyak bergerak di dalamnya.
"Kami mencoba agar orang-orang berjalan minimal 10 ribu langkah sehari, jadi kami menyamarkan program kebugaran ini dengan kegiatan misalnya meeting sambil jalan. Jadi daripada duduk berbicara biasa, kita pergi jalan kaki ke air mancur atau taman sekitar," kata May seperti dikutip dari ABC Australia, Senin (1/8/2016).
Cara lain lagi misal menempatkan peralatan seperti printer, mesin fax, atau hal penting lainnya berjauhan dari tempat bekerja. Dengan demikian mau tak mau seseorang harus berdiri dari meja dan berjalan untuk mengambil keperluannya.
Professor John Cawley dari Cornell University mengatakan sudah saatnya memang perusahaan melihat data dan mencari cara bagaimana mencegah karyawannya mengembangkan penyakit akibat gaya hidup tak sehat. Pada akhirnya bila karyawan sehat perusahaan juga pasti akan ikut diuntungkan.
"Saya pikir kita harus memikirkan bagaimana caranya memberikan insentif pada orang yang aktif secara fisik. Tidak dengan memberikan hukuman tetapi hadiah," kata Cawley.
Baca juga: Bagi Pekerja Kantoran yang Duduk Terlalu Lama, Ini Saran untuk Anda
(fds/vit)











































