Jika Anda sedang ingin membuat pojok olahraga di rumah, mungkin apa yang dilakukan Dana Santas bisa Anda coba. Pojok olahraga di rumah Anda tidak perlu selengkap pusat kebugaran di mal-mal, karena bisa menyesuaikan budget yang dimiliki.
Seperti yang Dana lakukan, dia memilih alat serbaguna yang hemat biaya seperti yoga mat, yoga block, dumbbell, kettlebell, mini band dan foam roller. Agar tidak sekadar belanja alat olahraga namun akhirnya lupa menggunakannya, penempatan alat-alat ini penting diperhatikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: CNN |
Tapi bagaimana mengatasi kebosanan atau tidak punya waktu untuk olahraga? "Saya awalnya membatasi latihan untuk 5-10 menit," kata Dana.
Baca juga: Jenuh dengan Berbagai Aktivitas? Cobalah Yoga
Jika olahraga dilakukan di rumah, maka dia tidak perlu mengenakan atribut khusus seperti sepatu atau baju olahraga. Kadang Dana berolahraga tanpa mengenakan alas kaki, bahkan masih mengenakan piyama.
"Jadi saya melakukan gerakan yoga favorit di pagi hari, kemudian melakukan latihan dengan foam roller dan dumbbell," imbuhnya.
Karena ingin melatih kekuatan tubuh bagian atas, Dana memiliki ide untuk menggantung pull-up bar di kusen pintu kamar mandi. Jadi sebelum masuk ke kamar mandi, Dana menyempatkan diri sesaat bergelantungan di pull-up bar-nya.
Foto: CNN |
Kegiatan itu rutin dilakukannya 5 pagi setiap pekan. Nah, untuk 'menghadiahi' diri sendiri yang telah komit berolahraga, Dana membeli perlengkapan olahraga baru. Alat itu merupakan Total Body Resistance Exercise(TRX) yang talinya dipasang di kayu pintu kamar.
TRX sendiri menggunakan berat badan yang bersangkutan sebagai beban dan bisa dimanfaatkan untuk membangun otot tubuh secara keseluruhan.
Jika Punya Tempat yang Lebih Luas
Jika punya tempat yang lebih luas di rumah, Anda bisa memanfaatkannya untuk menciptakan tempat olahraga yang lebih nyaman. Seperti yang dilakukan Dana, ketika kondisi ekonominya makin baik dan anak-anaknya beranjak besar serta tertarik olahraga, mereka menjadikan garasi sebagai 'pojok olahraga' yang baru.
Foto: CNN |
"Kami mengubah garasi di rumah kami sebagai tempat nge-gym yang kemudian menjadi ruangan favorit kami," tambah Dana.
Mulanya Dana dan keluarganya hanya menggunakan setengah garasinya sebagai pojok olahraga. Namun ketika memiliki dana berlebuh dan kesempatan olahraga yang lebih banyak, peralatan olahraganya pun kian bertambah.
Bagaimana, tertarik membuat pojok olahraga di rumah seperti Dana?
Baca juga: Serunya Habiskan Akhir Pekan dengan Yoga Bersama Komunitas Healthy Friends (vit/vit)












































Foto: CNN
Foto: CNN
Foto: CNN