"Teman saya itu adalah orang pertama yang saya foto dengan tema kanker payudara ini. Dia awalnya nggak pernah lepas pakai scarf atau wig. Tapi waktu itu dia minta saya foto karena rambutnya udah mulai tumbuh, agak cepak gitu," kata Maggy saat ditemui detikHealth di pameran fotonya yang bertema '#Sadari, Kenali Tubuhmu, Sadari Adanya Kelainan di Binus University, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8/2016).
Nah, setelah difoto, sang teman menemukan lagi kepercayaan dirinya. Melalui pameran foto ini, Maggy ingin mengangkat kehidupan mereka yang terkena kanker mulai dari tahap treatment sampai recovery. Meskipun, dalam foto yang dipamerkan ada pula pasien yang akhirnya meninggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maggy melibatkan 6 orang dalam foto-foto hasil karyanya. Mereka adalah Inez yang mengidap kanker payudara stadium 1-2A, Endah dan Dewi yang mengidap kanker payudara stadium 2A, Sarah yang mengalami kerontokan sebagian rambut karena obat yang dikonsumsinya, dan juga Astri serta Sandra yang akhirnya meninggal dunia.
![]() |
Selama memotret para pasien kanker, Maggy mengaku tidak menemukan kendala berarti. Meskipun, perasaan sedih tetap dirasakan Maggy ketika emosi subjek fotonya bisa ia abadikan dalam jepretan kamera. Sebelum memfoto subjeknya, Maggy memang selalu mengobrol lebih dulu dengan mereka sampai si subjek percaya dengan Maggy.
"Karena kalau dia sudah percaya sama saya, emosinya bisa keluar. Tapi misal setelah ngobrol dia nggak mau dipotret ya nggak apa-apa, saya nggak memaksa. Karena mereka juga tegar ya jadi saya nggak ikut terlalu sedih. Cuma waktu saya telepon ibunya Astri setelah Astri meninggal, ibunya nangis sama aja saya juga ikut cengeng," kata Maggy.
"Selama memotret mereka ada penyadaran untuk saya bahwa bahwa aduh hidup saya ini, apa yang saya keluhkan nggak ada apa-apanya dibanding dengan yang mereka lalui. Bisa menambah rasa syukur saya ya, lebih menghargai hiduplah. Kalau saya susah dikit suka ngomel-ngomel, ya kalau dibandingin sama apa yang mereka lalui, like nothing, nggak ada apa-apanya," kata Maggy.
![]() |
Baca juga: Ditemukan! Penanda Genetik yang Membuat Perokok Lebih Rentan Kanker Paru (rdn/up)













































