Seperti yang terjadi pada satu penumpang wanita di bandara Amerika Serikat baru-baru ini. dr Warren Heymann dari Cooper Medical School Rowan University, melaporkan dalam jurnal bahwa sang penumpang memiliki kista kulit dan ia dicurigai oleh keamanan bandara membawa bahan peledak tersembunyi.
Baca juga: Catat, Ini Bedanya Mioma, Kista, dan Endometriosis
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kasus pasien wanita, dr Heymann akhirnya memberikan surat keterangan dokter yang bisa ditunjukkan sehingga kedepannya ia tidak dicurigai dan diperiksa menyeluruh.
Spesialis radiologi dr Mahadevappa Mahesh dari Johns Hopkins University mengatakan apabila seseorang memiliki kista besar (lebih dari 5 cm) maka alat pemindai bisa menunjukkan gambaran kasar seperti ada benda padat.
Namun demikian kasus kista dicurigai sebagai bahan peledak jarang terjadi. dr Mahesh mengatakan kasus lebih sering apabila pasien sebelumnya menelan materi radioaktif atau nuklir dalam rangka terapi.
"Kami mengira ini kasus yang jarang," pungkas dr Mahesh.
Baca juga: Dokter: Kista Juga Jadi Salah Satu Gambaran Klinis Endometriosis (fds/vit)











































