Akibat Diabetes Tak Terkontrol, Pria Ini Harus Kehilangan Kaki

Akibat Diabetes Tak Terkontrol, Pria Ini Harus Kehilangan Kaki

Firdaus Anwar - detikHealth
Selasa, 04 Okt 2016 08:36 WIB
Akibat Diabetes Tak Terkontrol, Pria Ini Harus Kehilangan Kaki
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta - Diabetes tipe 2 umumnya muncul pada seseorang yang memiliki pola hidup tidak sehat. Kondisi ini ditandai dengan adanya resistansi tubuh terhadap insulin sehingga gula atau glukosa bukannya diserap menjadi energi malah terus beredar dalam darah.

Akibat dari hal ini umumnya akan terjadi kerusakan pada berbagai bagian tubuh hingga akhirnya muncul komplikasi. Spesialis bedah vaskuler dr Martin Claridge dari Heartlands Hospital mengatakan contohnya seperti kerusakan pembuluh darah kecil dan juga saraf.

"Diabetes tipe 2 bisa menyebabkan pembuluh-pembuluh darah yang kecil tersumbat. Ini dapat secara cepat semakin buruk memicu gangrene yang pada ujungnya membuat kita kehilangan jari-jari atau kaki karena harus diamputasi," kata dr Martin seperti dikutip dari BBC, Selasa (4/10/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Menkes: Kena Diabetes, Efeknya Bisa Ke Gigi, Ginjal Hingga Jantung

Gangrene sendiri adalah terjadinya kematian jaringan akibat tidak mendapat suplai nutrisi dari darah. Bila dibiarkan kondisinya bisa semakin parah, bagian yang busuk bisa jadi sarang bakteri menjalar ke seluruh tubuh sehingga dokter seringkali harus mengamputasi untuk menyelamatkan nyawa pasien.

Hal ini dialami oleh seorang pasien diabetes bernama John Westwood. John tak pernah memerhatikan kondisinya sehingga ia tak sadar bahwa sudah muncul komplikasi kebas sensasi pada kaki akibat kerusakan saraf.

Pada suatu hari terjadi insiden di mana kaki John melepuh terkena panasnya radiator. Karena tak ada sensasi pada kaki, John tak menyadari panas radiator sehingga dibiarkan saja hingga akhirnya luka semakin parah.

"Saya sedang menonton televisi dan tepat di samping tempat duduk ada radiator pemanas ruangan. Saya mungkin tidak sengaja menempatkan kaki saya ke situ. Oh Anda harus lihat kaki saya di pagi hari. Melepuh total di mana-mana," kata John.

Kaki John tidak bisa sembuh dengan baik karena diabetes membuat arterinya tersumbat menghalangi darah mengalir lancar. Perlahan-lahan jaringan yang terluka membusuk sehingga dr Martin yang menangani kasus terpaksa harus mengamputasinya.

Butuh waktu 10 minggu untuk pemulihan sebelum John harus belajar berjalan lagi.

"Apa yang ingin saya bilang kepada Anda semua, kalau Anda seorang diabetesi kendalikan hal itu. Karena kalau tidak Anda mungkin akan berakhir seperti saya," pungkas John.

Baca juga: Cerita Pembaca detikHealth Soal Bagaimana Diabetes Mengubah Hidup Mereka (fds/vit)

Berita Terkait